METRO SUMBAR

IPH Padang Panjang Turun 17 Pekan Berturut-Turut

0
×

IPH Padang Panjang Turun 17 Pekan Berturut-Turut

Sebarkan artikel ini
Sonny Budaya Putra

PADANG PANJANG, METRO–Meskipun Indeks Perkemba­ngan Harga (IPH) Kota Padang Panjang telah menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan selama 17 pekan berturut-turut, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak berpuas diri.

Sonny menegaskan penting­nya terus memperkuat upaya pe­ngendalian inflasi.

“Capaian yang kita raih ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi. Namun, kita harus tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi dimasa mendatang dengan konsisten melaksa­nakan langkah-langkah konkret terkait pengendalian inflasi,” ka­tanya.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti Rakor Pe­ngendalian Inflasi Daerah bersama beberapa instansi terkait, Rabu (2/10) di Ruang VIP Balai Kota. Dalam rakor tersebut, terungkap, pada September 2024 mengalami inflasi -0,12 persen atau terjadi deflasi 0,12 persen. Secara perhitungan inflasi tahun ke tahun adalah sebesar 1,84 persen dan inflasi tahun kalender a­dalah sebesar 0,74 persen. Komponen yang memberikan andil deflasi terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau serta transportasi.

Sementara untuk inflasi Pa­dang Panjang pada September itu, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra De­wangga, SS, M.Si menjelaskan, inflasi tercatat sebesar 1,70 persen year-on-year (yoy), menurun dari 2,67 persen pada Agustus. Secara bulanan, terjadi deflasi sebesar -0,28 persen month-to-month (mtm), meningkat dari deflasi Agustus yang sebesar -0,32 persen.

“IPH Padang Panjang untuk minggu keempat September 2024 adalah -1,69, menunjukkan fluktuasi harga yang rendah. Komoditas utama yang berkontribusi pada fluktuasi ini adalah cabai merah, susu bubuk, dan jeruk,” jelasnya. (rmd)