METRO PADANG

HUT SMK 4 Padang ke-59, Marnetti: Siswa dapat Mengomunikasikan Hasil Pembelajaran dari TEFA

0
×

HUT SMK 4 Padang ke-59, Marnetti: Siswa dapat Mengomunikasikan Hasil Pembelajaran dari TEFA

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HUT— Kepala SMKN 4 PadangMarnetti Yuniengsih B, M.Pd bersama guru, gurupurna tuas dan alumni, saat menghadiri HUT ke 59 tahun SSRI/SMSR/SMK Negeri 4 Padang, Sabtu (28/9).

CENGKEH, METRO–Peringatan HUT ke 59 tahun Sekolah Seni Rupa In­donesia (SSRI)/ Sekolah Me­nengah Seni Rupa (SMSR)/ SMK Negeri 4 Pa­dang, Sabtu (28/9), mengu­sung tema “Baraja, Ba­ca­rito dan Baradah”. HUT 59 tahun ini, disandingkan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Ketua Panitia Pelak­sa­na, Darmawi mengatakan dengan tema yang diusung adalah Baraja, Bacarito dan Baradah dari semua itu intinya bagaimana ke­pa­da siswa dan siswi, diharapkan dapat belajar positif di se­kolah dan bisa dikem­bang­kan untuk pro­fesinya di masyarakat. Sehingga sis­wa yang su­dah belajar mem­punyai po­tensi untuk di­rinya, un­tuk masyarakat dan bang­sa.

“Konsep dari bacarito dengan pertemuan ini diharapkan kepada alumni bercerita kepada siswa bagaiman ia berhasil setelah tamat di SMKN 4 dan bisa bermanfaat di tengah masyarakat dalam pembangunan. Sehingga adik-adik bisa termotivasi. Dan, konsep baradah diharapkan bagaimana tamat di SMKN 4 bisa memiliki peradaban yang baik untuk dirinya, keluarga dan masya­ra­kat seusuai konsep Kurikulum Merdeka yang diutamakan menjadi yang berkarakter yang baik,” ungkap Darmawi, Sabtu (28/9).

Baca Juga  Gantikan Tugas Amasrul, Wako Padang Tunjuk Edi Hasimy Plh Sekda

Sementara itu, Ketua Umum Alumni SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang, Yusman, mengatakan H kegiatan HUT bagus dengan kekompakan alumni meskipun saling berjauhan. “Pada kesempatan ini kami mengucapkan apresiasi kepada panitia, alumni, guru sehingga silaturahmi tetap berjalan selamanya,” kata Yusman.

Peran alumni bagi ma­sya­rakat, sebut Yusman, alumni sudah banyak berbaur di masyarakat dan diterima di masyarakat. Ka­mi melihat alumni ini adalah orang-orang hebat, orang pekerja keras itu tidak terlepas dari ajaran dan didikan dari guru.

Sedangkan Sekjen, Mur­haryadi, mengatakan usia ke 59 tahun, sekolah ini mengalami perubahan na­ma dari  SSRI/ SMSR/SMKN­ 4 Padang, sekolah ini cuma ada 3 di Indonesia yakni di Jogyakarta, Pa­dang dan Bali.

“Jadi diantara banyak pelukis, pematung, seniman sebagian  besar kontribusi dari Kota Padang, termasuk salah satunya ketua Umum alumni kita saudara Yusman sebagai pematung, pelukis, termasuk juga desainer, jadi sekolah ini sebagi emberio orang besar di Indonesia khususnya dibidang seni,” sebutnya.

Baca Juga  Sudah Ada Spanduk Larangan Membuang Sampah, 4 Warga di Jati Tertangkap Tangan Buang Sampah di Trotoar

Kepala SMKN 4 Marnetti Yuniengsih B, M.Pd, un­­tuk HUT ke-59 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang, me­­nga­­takan disandingan dengan mata pelajaran P5. Dimana siswa ditargetkan sofkill, bisa mengko­mu­ni­ka­sikan hasil pembelajaran dari Teaching Factory (TEFA).

“Ada batik, funiture mini, kotak tisu, gantung kunci dan lainnya sehingga pembelajaran bisa anak minat bakat tersalurkan dan kegiatan ulang tahun sekolah bisa teraliasasi,” ujar Marnetti Yuniengsih, yang menyebut acara HUT juga dihadiri alumni, guru yang telah purnatugas.

“Saat ini jumlah siswa sebanyak 932 orang, seluruh tema kita rangkul dengan kearifan lokal, tema kebekerjaan dan kewi­ra­usa­haan. Kegiatan diisi de­ngan pawai alegoris Minangkabau.. Jadi untuk pencapaian kegiatan itu untuk P5 itu targetnya, 4C yaitu Colaborasi, Crativity, Comunicy, Colaborasy. Kemudian juga ada Market Day dengan tujuan untuk kewirausahaan, dan Makan Batandang di Rumah Gadang,” bebernya.  (ped)