BERITA UTAMA

Baru Selesai Dibangun, Jalan ke Kawasan Mandeh Terban

0
×

Baru Selesai Dibangun, Jalan ke Kawasan Mandeh Terban

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO – Akses jalan yang menghubungkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ( KSPN) Wisata Mandeh, Sungai Nyalo, Carocok Tarusan, Pesisir Selatan dengan Teluk Kabung-Sungai Pisang, Kota Padang yang baru selesai dibangun terban. Akses lalu lintas terhambat.
Pengerjaan proyek itu dilakukan dengan nilai Rp127,83 miliar oleh Kementerian PUPR, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Ditjen Bina Marga. Ruas jalan terban tersebut tepatnya berada di Nagari Sungainyalo Mudiek Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel.
Jalan yang terban merupakan ruas jalan alternatif menuju Mandeh. Setidaknya jalan nasional ini memiliki akses sepanjang 41,08 kilometer hingga batas Kota Padang menuju KSPN Wisata Mandeh.
Kontrak pertama pembangunan sendiri dimulai tahun 2018 yang lalu. Yaitu paket pekerjaan jalan akses wisata Mandeh sepanjang 13,03 KM dengan nilai Rp55,18 miliar. Kontrak kedua paket pembangunan Jalan Akses Wisata Mandeh (lanjutan) sepanjang 12,05 Km dengan nilai Rp59,9 miliar.
Selanjutnya kontrak ketiga Paket Pekerjaan Penggantian, Rehabilitasi dan Pemeiliharaan Berkala Jembatan Ruas Jalan Akses Wisata Mandeh untuk 12 jembatan dengan total panjang 245 meter senilai Rp 12,7 miliar.
Wali Nagari Sungainyalo Mudiek Aia, menyebutkan, ruas jalan yang terban ini terjadi sepekan yang lalu. Terbannya tampak parah, karena hanya tinggal sebagian bahu jalan yang bisa dilintasi.
“Kami tidak tahu pasti apa penyebabnya, yang jelas runtuh seperti itu saja,” sebut Marjan
Dia menjelaskan, untuk melintasi jalan tersebut, setiap pengendara terpaksa melalui badan jalan yang tersisa. Sebab, jalur alternatif hanya ada di jalan nasional pada jalur utama Padang-Painan.
“Jalan alternatif yang dekat tidak ada, kalau runtuh semua terpaksa memutar (jalan utama Padang-Painan),” jelasnya.
Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah jalan akan segera diperbaiki atau tidak. Sebab, ruas jalan tersebut berada dalam penanganan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Ditjen Bina Marga.
“Kami dari nagari tidak mengetahui prosesnya, karena ini tanggungjawab dari pihak terkait,” ulas Wali Nagari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten (PUPR) Pesisir Selatan Era Sukma Munaf mengatakan, saat ini pihaknya belum menerima laporan lokasi terban. Karena, kewenangan jalan nasional berada di Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III.
“Kita akan koordinasikan lebih lanjut ke Provinsi. Karena jalan tersebut menjadi kewenangan Provinsi,” tegas Era Sukma, Rabu (13/3).
Era Sukma menuturkan, dari hasil koordinasi tersebut dengan pihak Kasatker tim sedang melakukan pembongkaran gorong-gorong guna perbaikan.
Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional III Padang Aidil menjelaskan, jalan di kawasan Mandeh itu bukanlah jalan nasional. Namun dikerjakan oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Padang dengan menggunakan dana dari APBN.
“Kerusakan kemarin itu plat deuker lama dan bukan saat dikerjakan oleh BPJN III, namun begitu perbaikan saat ini sedang dikerjakan,” katanya. (rio)