PADANG, METRO–Atas perintah Kapolda Sumber Irjen Pol Suharyono, S.Ik M, H kepada Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol Teddy SH. SIk M. H, melalui PLT Kasubdit Bintibsos Dit Binmas Polda SumbarKompol Syafrizen. SH Datuk Rang Batuah melakukan sosialisasi tentang antisipasi kenakalan remaja. Acara yang berlangsung di lantai III Gedung SMK N 6 ini dihadiri skeitar 150 orang siswa dan siswi dan majelis guru Selasa (10/9).
Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol Teddy melalui PLT Kasubdit Bintibsos Dit Binmas Polda Sumbar Kompol Syafrizen. SH Datuk Rang Batuah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mengantisipasi terjadinya kenalakan remaja yang rentan terhadap pengaruh luar dan dalam sendiri.
Kenakalan remaja kata Syafrizen, bukan sekedar perilaku anak belasan tahun yang suka jahil, tapi merupakan masalah serius yang terjadi di tengah masyarakat. Tidak mudah mengatasi masalah sosial ini, tetapi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui faktor penyebab kenakalan remaja itu sendiri.
Kenakalan remaja adalah keterlibatan remaja dalam hal-hal yang melanggar hukum, misalnya pencurian, tawuran, penyalahgunaan narkoba, pembunuhan, perkosaan, dan lain-lain. Remaja yang dimaksud di sini adalah semua anak yang masih berusia di bawah 18 tahun.
Remaja kata Syafrizen, seharusnya menjadi masa depan sebuah bangsa, tapi banyak faktor yang dapat mengakibatkannya melakukan berbagai aksi kenakalan remaja. Untuk itu, kita dapat melakukan beberapa langkah pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kenakalan remaja dengan cara kegiatan sosialisasi ini. “Apa penyebab terjadinya kenakalamn remaja tadi?,” kata Syafrizen.
Lebih jauh dikatakan Syafrizen, bahwa remaja adalah seseorang yang berusia 12 – 21 tahun (remaja awal 12 – 15 tahun, remaja pertengahan 15 – 18 tahun, remaja akhir 18-21 tahun) dan belum menikah.
Kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang (patologis), yang terjadi karena tidak taat terhadap aturan-aturan, nilai-nilai atau norma-norma sosial yang berlaku. Perilaku menyimpang merupakan sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial.
Kenakalan remaja terjadi karena gagal dalam menjalani proses perkembangan jiwanya dan merupakan perwujudan dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya yang tidak kondusif.
Ada beberapa faktor penyebab terjadinya kenakalamn remaja, yakni faktor Internal, kontrol diri yang lemah, faktor keluargan, pergaulan, agama, sekolah, perkembangan teknologi dan ekonomi. “Jadi untuk itu, remaja paling rentan terjangkitnya kenakalan tersebut. Kami berharap dengan kegiatan di SMK N 6 Padang ini dapat memberikan masukan pada siswa untuk mengantisipasi terjdi perbuatan itu. Syukur Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh ratusan siswa termasuk dihadiri oleh majelis guru,” papar Syafrizen. (ped)






