PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Bersama Baznas Gelar Gerakan Jumat Peduli

0
×

Pemko Payakumbuh Bersama Baznas Gelar Gerakan Jumat Peduli

Sebarkan artikel ini
JUMAT PEDULI— Sekdako Rida Ananda bersama Ketua Baznas Kota Payakumbuh Edi Kusmana menyerahkan bantuan pada program Jumat Peduli.

POLIKO, METRO–Sekretaris Daerah (Sek­da) Kota Payakumbuh, Rida Ananda, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh kembali melaksanakan Gerakan Jumat Peduli. Program ini bertujuan menyalurkan zakat kepada warga yang berada dalam kondisi sangat membutuhkan, sebagai wujud kepedulian pemerintah kota dan lembaga zakat kepada masyarakat.

Pada kegiatan kali ini, zakat disalurkan kepada tiga warga yang berasal dari Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh.

Ketiga warga tersebut adalah Almardina Gusni, pegawai Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh yang mengalami kecelakaan kerja, Khadrijal, seorang penderita gangguan jiwa (ODGJ), dan Harnifan, lansia yang saat ini tengah menderita stro­ke. Almardina Gusni, pegawai Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan tangan kirinya harus diamputasi.

Kecelakaan tersebut berdampak signifikan terhadap kehidupan Almardina dan keluarganya. Saat ini, Almardina masih menjalani cek up rutin di RSUP M Djamil, Padang, untuk memantau kondisi kesehatannya pascaoperasi. Pada kesempatan ini, Baznas Kota Payakumbuh memberikan bantuan mo­dal usaha sebesar Rp5.000.000 kepada Almardina.

Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarganya, sekaligus memberikan dorongan agar Almardina tetap dapat produktif meski dalam keterbatasan. Sebelumnya, Almardina juga telah menerima bantuan biaya pengobatan dari pemerintah daerah.

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban Ibu Almardina dan keluarganya. Semoga mo­dal usaha ini bisa digu­nakan untuk memulai usa­ha baru yang bisa membantu perekonomian keluarga,” ujar Sekda Rida Ananda usai menyerahkan bantuan.

Selain Almardina, Kha­drijal, seorang warga yang diketahui menderita gangguan jiwa (ODGJ), juga menerima bantuan. Saat ini, Khadrijal tengah menjalani perawatan di Yayasan Pelita di Kota Pa­dang.

Mengingat kondisinya yang memerlukan perawatan khusus, Baznas Ko­ta Payakumbuh memberikan bantuan sebesar Rp1.500.000 untuk biaya perawatan.

Sekda Rida Ananda mengungkapkan bahwa perhatian terhadap warga yang memiliki kebutuhan khusus seperti Khadrijal merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya bantuan ini, Khadrijal bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik dan keluarganya juga merasa terbantu. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita bersama,” ucapnya.

Penerima zakat ketiga adalah Harnifan, seorang lansia yang saat ini menderita stroke. Harnifan mengalami kesulitan untuk bergerak dan membutuhkan perawatan intensif yang tentu saja memerlukan biaya yang ti­dak sedikit. Untuk mem­ban­tu meringankan beban ke­luarganya, Baznas Kota Payakumbuh memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga Bapak Harnifan da­lam mengupayakan pengobatan dan perawatan yang dibutuhkan. Stroke bukanlah penyakit ringan, dan perawatan intensif sangat penting dalam proses pe­mu­lihannya,” ujar Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusma­nak.

Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda berha­rap agar program Gerakan Jumat Peduli ini bisa terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi masya­rakat lainnya untuk ikut ber­partisipasi dalam mem­bantu sesama.

“Zakat yang kita salurkan ini adalah amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas. Saya berharap program ini bisa terus tumbuh dan berkem­bang, sehingga semakin banyak ma­sya­ra­kat yang terbantu,” ujar­nya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah berzakat melalui Baznas. “Terima kasih kepada pa­ra muzakki yang telah me­nyalurkan zakatnya me­­lalui Baznas. Zakat yang Anda berikan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusmanak, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut mendukung program zakat ini. “Kami berharap zakat ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan finansial, tapi juga memberikan semangat baru bagi para penerimanya. Semoga ke de­pan, lebih banyak masya­rakat yang tergugah untuk berzakat dan berinfaq melalui Baznas, sehingga lebih banyak warga yang bisa kita bantu,” pungkasnya. (uus)