METRO SUMBAR

Pemkab Pasbar Serahkan Bantuan 22 Unit Rumah Rusak Sedang, Hamsuardi: Yang Belum Terima Mohon Bersabar, Jangan Sebar Hoaks

0
×

Pemkab Pasbar Serahkan Bantuan 22 Unit Rumah Rusak Sedang, Hamsuardi: Yang Belum Terima Mohon Bersabar, Jangan Sebar Hoaks

Sebarkan artikel ini
BANTUAN GEMPA— Bupati Pasaman Barat Hamsuardi serahkan bantuan secara simbolis pada korban gempa dengan kategori rusak sedang di Nagari Talu dan Nagari Sinuruik

PASBAR, METRO–Sebanyak 22 unit bantuan untuk korban gempa dengan kategori rusak sedang di Nagari Talu dan Nagari Sinuruik diserahkan oleh Bupati Pasaman Ba­rat (Pasbar) Hamsuardi di­dampingi oleh Kepala Dinas Perkimtan, Pimpinan Cabang Bank Nagari Simpang Empat, Plt. Kasatpol PP Pasbar, Wali Nagari Talu, dan stakeholder terkait lainnya, pada Rabu (21/8) di Kantor Wali Nagari Talu, Kecamatan Talamau. Bantuan berupa dana peng­gantian, masing-masing senilai Rp20.000.000, diterima secara simbolis oleh Gusrianto dan Nurwilis.

Bupati Hamsuardi men­jelaskan bahwa bantuan yang diserahkan pada hari itu adalah untuk rumah dengan kategori rusak sedang. Dari total 87 unit rumah rusak sedang di Nagari Talu dan Sinuruik, sebanyak 22 unit telah me­nerima bantuan pada hari itu. Sisanya, sebanyak 65 unit, akan di­bangun melalui sistem swakelola.

Ia meminta masyara­kat yang belum menerima bantuan agar bersabar dan tidak menyebarkan hoaks serta menimbulkan ke­gaduhan.

Baca Juga  2019, APBD Sawahlunto Defisit 3,5 Persen

Kemudian dilanjutkan dengan rumah rusak ri­ngan. Kami sudah memohon kepada pemerintah, dan alhamdulillah, diberi keringanan. Kami mohon maaf atas keterlambatan ini, yang tentu tidak dise­ngaja.  “Hal ini terjadi karena adanya permasalahan seperti perceraian, suami dan istri yang masing-masing sudah pindah namun masih menggunakan administrasi Kartu Keluarga (KK) yang belum diperbarui, dan sebagainya,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa melalui jorong dan wali nagari, jika ada rumah yang belum di­daf­tarkan, bisa diusulkan kem­bali, namun usulan tersebut akan diajukan setelah proses bantuan untuk rumah dengan kategori rusak berat, sedang, maupun ri­ngan selesai diberikan.

Sementara itu, Wali Nagari Talu, Mahyu Danil, mengungkapkan bahwa baik Pemerintah Daerah maupun pihak terkait telah berusaha untuk merea­lisasikan penyaluran bantuan untuk rumah rusak sedang secepatnya. Namun, proses penyaluran bantuan tersebut tidaklah mudah dan harus melalui prosedur yang panjang.

“Sebagian dari kita me­­rasakan penyerahan bantuan ini melalui penantian panjang dan prosesnya sangat rumit. Hal ini harus dimaklumi bersama, karena keterlambatan ini bukan atas kehendak kita. Peme­rintah Daerah melalui bupati telah berjuang agar bantuan ini dapat direa­lisasikan dengan baik. Atas nama ma­sya­rakat Talu, kami mengucapkan ribuan terima ka­sih atas perhatian Pemda,” ungkapnya.

Baca Juga  Festival Pesona Adat Nagari Digelar di Puncak Pato, apak Tilas Sumpah Sati Bukik Marapalam

Gusrianto, atas nama penerima bantuan, juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemda, khususnya kepada Bupati Hamsuardi beserta jajaran.

Ia menambahkan bahwa bersimpang siurnya informasi yang beredar telah menyebabkan banyak ma­syarakat yang bertenta­ngan dan menuai kontra. Namun, mereka merespons dengan baik karena Pemda tentu butuh waktu untuk merealisasikan bantuan bencana.

“Kerisauan ma­syarakat kini terjawab. Informasi yang simpang siur dijawab Pemda dengan merea­lisa­sikan bantuan. Musibah bukanlah kehendak kita, namun semua atas kuasa Allah SWT. Mudah-mudahan Pasbar dilindungi dari bencana dan mara bahaya,” ucap Gusrianto. (end)