METRO PADANG

Pondok Pesantren Harus jadi Salah Satu Kekuatan Ekonomi

0
×

Pondok Pesantren Harus jadi Salah Satu Kekuatan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
RAKOR KEUANGAN SYARIAH— Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, membuka Rakor Program Peningkatan Akses Keuangan Syariah yang Terintegrasi Pada Pondok Pesantren, Kamis (1/8), di ruang rapat Bagindo Aziz Chan, Aia Pacah.

AIAPACAH, METRO– Sebagai salah satu upaya untuk memastikan eko­­nomi bisnis pesantren dapat tumbuh dan ber­kembang, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Peningkatan Akses Keuangan Syariah yang Terintegrasi Pa­da Pondok Pesantren, Kamis (1/8), di ruang rapat Bagindo Aziz Chan, Aia Pacah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang diwakili Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi me­nga­takan bahwa pertumbuhan pondok-pondok pesantren cukup luar biasa. Artinya makin besar dan ini tentu membutuhkan ekosistem yang ditargetkan bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan eko­nomi di Kota Padang.

“Kita mengharapkan ke depan, pesentren menjadi salah satu kekuatan eko­nomi kita,” kata Didi.

Dalam rakor tersebut, juga diundang Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti diketahui, program Himpunan  Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) telah resmi dilauching BI dan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) melalui Indonesia Sha­ria Economic Festival (ISEF) yang ke-7 pada 2020 lalu.

“Dengan sinergitas seluruh stakeholder, percepatan akses keuangan syariah terintegrasi Pondok Pesantren ini bisa kita percepat,” ujarnya.

Ditambahkan Didi, Pem­ko Padang siap mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk bersinergi dengan pesantren-pesantren yang ada di Kota Padang untuk peningkatan percepatan akses keuangan syariah yang terintegrasi melalui jasa ke­uangan perbankan. (brm)