SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Sosialisasikan Program Prioritas Kemendikbud, BBPMP Sumbar Gandeng Media

0
×

Sosialisasikan Program Prioritas Kemendikbud, BBPMP Sumbar Gandeng Media

Sebarkan artikel ini
USAI—Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki didampingi Kabid SMP, Mauvidar usai mmebuka kegiatan.

SIJUNJUNG, METRO–Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat menggelar sosialisasi program-program prioritas Kemendikbud kepada se­jumlah media yang ada di Kabupaten Sijunjung, Rabu (31/7).

Acara tersebut di buka Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki didampingi Kabid SMP, Mauvidar sedangkan dari BBPMP sebagai nara sumber hadir Febriza Syofiati Nur selaku Widyaprada Madya.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Puji Basuki mengatakan, kegiatan ini merupakan sosia­lisasi melalui media yang ada di Kabupaten Sijunjung, dan kegiatan ini juga merupakan program-program prioritas Kemendikbud oleh BBMP Sumbar, yang merupakan fase trans­portasi pendidikan.

Dikatakannya, setiap perubahan program di dunia pendidikan pasti terjadi pro dan kontra. “Disinilah peran pemerintah yang harus membangun citra positif melalui media masa, untuk mengimbangi informasi yang kontra, seperti yang kita laksanakan hari ini yang bertujuan informasi ini tersampaikan ke ma­syarakat,” tuturnya.

Febriza Syofiati Nur dari BBPMP Sumbar saat mengatakan, pihaknya dari BBPMP Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengucapkan terimakasih kepada dinas pendidikan Kabupaten Sijunjung dan kepada awak media yang telah hadir mengikuti acara sosialisasi program-program prio­ritas Kemendikbud.

Dalam kesempatan itu BBPMP Sumbar memaparkan terkait kurikulum merdeka yang kini telah dite­rapkan di setiap satuan pendidikan yang ada.

Materi terkait program-program prioritas Kemen­dikbud termasuk teknis penyaluran dan penggu­naan dana BOS, program guru penggerak, sekolah aman berbelanja, kurikulum merdeka platform mer­deka mengajar, akse­lerasi dan peningkatan pendanaan PAUD dan pendidikan kesetaraan, pendidikan.

Salain itu, pihaknya juga menyampaikan tentang rapor Pendidikan Indonesia, buku bacaan ber­mutu untuk literasi Indonesia, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Pen­cegahan, dan pena­nganan kekerasan di ling­kungan satuan pendidikan. (ndo)