OLAHRAGA

Menara Agung Bagikan Tips Merawat Helm

0
×

Menara Agung Bagikan Tips Merawat Helm

Sebarkan artikel ini
MERAWAT HELM-Karyawan PT Menara Agung memperagakan cara merawat helm.

PADANG, METRO–Setiap pengendara se­peda motor wajib menggunakan helm sebagai sa­lah satu perlengkapan ber­kendara yang paling pen­ting. Dengan penggunaannya yang tepat, maka pe­ngendara akan terlindung dari resiko benturan.  Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.

“Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan,” kata Instruktur Safety Riding PT Menara Agung, Riandy Monru.

Berikut beberapa tips Cari_aman dari Menara Agung dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety. Pertama, bersihkan lapisan luar helm berikut kacanya. Jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain microfiber serta shampo atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain microfiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.

Kedua, hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm. Karena biasaya pem­bersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikar bonat pada visor yang berdam­pak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.

Ketiga, gunakan cotton bud untuk membersihkan helm yang sulit dijangkau. Seperti, lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.

Keempat, lapisan te­ngah helm cukup di lap dengan kain microfiber kering. Hindari menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan ti­dak dilakukan secara maksimal.

Kelima, untuk lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan. Dalam helm tersebut kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan ta­ngan, hindari menggu­na­kan sikat karena bisa me­rusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk – tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.

Keenam, untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan sampo khu­sus atau sabun.ý Kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digu­nakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gu­nakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeri­ngan.

Ketujuh, lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehigga fungsi engsel tetap maksimal. Delapan,ý setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga te­tap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.

Sembilan, untuk me­ngurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur tenyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.

Sepuluh, setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.

Dengan melakukan pe­rawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidak­nyamanan dalam penggunaannya.

Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.

“Kenyamanan perleng­kapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gu­nakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala,” tu­tupnya. (rgr)