SAWAHLUNTO, METRO–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sawahlunto gelar Sosialisasi dan Diseminasi Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash, bersama pihak PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan Ombilin Sawahlunto, di Savanah Convention Hall Talawi Senin (22/7).
Manajer PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan Ombilin Sawahlunto I Nyoman Buda menjelaskan FABA memiliki banyak manfaat. Seiring dengan regulasi yang ada FABA bukan lagi yang berbahaya atau B 3, namun bisa dimanfaatkan untuk bernilai ekonomis.
Bisa dimanfaatkan untuk campuran pupuk, campuran pembuatan batako, penimbunan material jalanan beton sebagai perekat pori-pori dari jalan yang dibuat sebagai contoh jembatan beton Madura menggunakan FABA dalam bahan perekatnya, anti korosi terhadap asam, dan paving block.
“Bila untuk industri bisa jadi campuran semen. PT Semen Padang pernah meminta FABA, namun karena ongkos transportasi mahal maka tidak terlaksana,’ tuturnya.
Untuk itu imbuhnya, pihak PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan Ombilin Sawahlunto butuh dukungan dari lapisan masyarakat, ninik mamak, datuk-datuk pemangku adat, serta kepala OPD terkait demi terealisasinya pemanfaatan FABA yang optimal.
Kepala Bidang Lingkungan Hidup Heantomas sebagai pemateri. Setiap yang menghasilkan limbah B 3 wajib memiliki tempat pengelolaan limbah.
“Sekarang limbah FABA bukan termasuk B 3 tapi sudah memiliki tempat pengelolaan limbah karena dulunya masuk B 3. Dalam pengelolaannya perlu melakukan laporan kepada Pemko dan Propinsi. Sekaran sudah ada sistem pelaporan secara elektronik,” jelas Heantomas. (pin)






