BERITA UTAMA

Nama Ahok Muncul untuk Pilkada Jakarta, PDIP: Sepertinya Ada Kerinduan Publik

3
×

Nama Ahok Muncul untuk Pilkada Jakarta, PDIP: Sepertinya Ada Kerinduan Publik

Sebarkan artikel ini
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

JAKARTA, METRO–Ketua DPP PDI Perjuangan Said Ab­dullah menyatakan munculnya nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang masuk bursa Pilkada Jakarta muncul dari akar rumput. Said mengklaim bahwa elektabilitas Ahok berada di urutan kedua setelah Anies Baswedan.

“Ahok yang kembali dipopulerkan untuk maju di Pilkada Jakarta bersaing dengan Anies adalah isu yang muncul dari kei­ngi­nan publik di akar rumput,” kata Said kepada warta­wan, Jumat (19/7).

“Ini sebagaimana yang ditunjukkan salah satu lem­baga survei yang merilis hasil elektabilitas calon potensial untuk Pilkada Jakarta. Ahok ada di urutan nomor dua setelah Anies,” sambungnya

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu me­nuturkan, Ahok memang layak untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada Jakarta. Ia menyebut, ada kerinduan publik agar Ahok kembali memimpin Jakarta.

Baca Juga  Hari Sumpah Pemuda 2020, Gelorakan Semangat Bersatu dan Bangkit Lawan Covid-19

“Kami sebagai sejawat Ahok di PDIP merasa me­mang Ahok layak mem­peroleh hasil elektabilitas tersebut. Sepertinya ada kerinduan publik Jakarta pada tipe pemimpin yang punya ketegasan,” ucap Said.

Ia menjelaskan, wari­san Ahok di Jakarta tak dipungkiri masih dirasakan manfaatnya oleh masya­rakat Jakarta. “Apa yang pernah dilakukan Ahok saat menjabat sebagai Gubernur Jakarta tidak bisa kita nafikan manfaat­nya. Bagaimana dia be­kerja dengan sangat baik. Terlebih, dia punya in­teg­ritas yang, saya kira se­mua masyarakat sangat mengerti itu,” ungkap Said.

Karena itu, Said mene­kankan bahwa munculnya nama Ahok pada bursa Pilkada Jakarta merupakan murni dari akar rumput. “Mungkin itulah yang me­nyebabkan namanya kem­bali muncul. Jadi ini murni suara yang berasal dari bawah,” ujar Said.

Baca Juga  Gara-gara Covid-19, 50 Ribu Calon Jamaah Batal Umrah, Uang Belum Balik

Ia mengutarakan, jika nama Ahok muncul di wi­layah lain seperti Pilkada Sumatera Utara bukan dari PDIP, melainkan dari luar partai politik. Meski de­mikian, Said belum bisa memastikan Ahok akan maju kontestasi pemilihan kepala daerah di wilayah Jakarta atau lainnya.

“Saat ini kami belum pada posisi mengambil keputusan untuk Ahok ma­ju di Pilkada Jakarta atau tidak. Keputusan itu masih harus menunggu rapat DPP yang akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Megawati Sukar­noputri nanti,” papar Said.

“Di situlah akan memu­tuskan siapa yang akan diutus untuk Pilkada Jakar­ta. Tetapi yang pasti kami di DPP memperhatikan betul bagaimana perta­rungan kontestasi di Ja­karta yang terjadi menje­lang Pilkada ini,” imbuhnya. (jpg)