METRO PADANG

Pemko Peringati 77 Tahun Gugurnya Bagindo Aziz Chan

0
×

Pemko Peringati 77 Tahun Gugurnya Bagindo Aziz Chan

Sebarkan artikel ini
UPACARA— Pj Wali Kota Padang Andree Algamar bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan gugurnya Wali Kota Padang ke-2 Bagindo Aziz Chan di tangan Belanda, Jumat (19/7).

IMAM BONJOL, METRO —Pemerintah Kota Padang mem­peringati peristiwa heroik bersejarah bagi Kota Padang yang terjadi 77 tahun lalu, gugurnya Wali Kota Padang ke-2 Bagindo Aziz Chan yang ditembak serdadu Belanda. Peringa­tan dilaksanakan dengan upacara bendera di Lapangan Imam Bonjol, Jumat (19/7).

Hadir juga dalam upacara ini, seluruh Forkopimda Kota Padang, dan keluarga al­mar­hum Bagindo Aziz Chan.

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar yang ber­tindak sebagai Inspektur Upacara menuturkan upacara bendera dilakukan untuk memupuk kembali ni­lai-nilai kepahlawanan terutama untuk generasi mu­da. Tujuannya, agar selalu mempunyai semangat da­lam mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga  Kombes Hendra Wirawan Dipercaya Jabat Kabiro SDM Polda Sumbar

“Bagindo Aziz Chan ditunjuk sebagai Wali Kota Padang pada 15 Agustus 1946. Beliau adalah pamong masyarakat Kota Pa­dang yang tidak kenal lelah, pemberani dan dekat dengan masyarakat, dan lekat dengan semboyan ‘Langkahi mayat saya da­hulu baru Belanda dapat memperluas wilayah operasinya’,” ucapnya.

Andree menuturkan, pada 19 Juli 1947, saat perjalanan ke Bukittinggi, Bagindo Aziz Chan dicegat oleh serdadu Belanda dan dihabisi di pertigaan Simpang Kandih yang kini dikenal sebagai Simpang Tinju.

Baca Juga  Muzani dan Andre Minta Eka-Richi Kompak di Tanahdatar

Ia berharap, nilai patriotisme yang dimiliki oleh Bagindo Aziz Chan dalam memperjuangkan Kota Pa­dang dapat diterapkan. Sehing­ga apa yang dicita-cita­kan Bagindo Aziz Chan dapat tercapai dan terwujud.

Setelah 4 tahun vakum ujar Andree, saat ini Pemko Padang bisa memunculkan kembali kegiatan napak tilas yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19. Tujuannya, untuk menghormati dan menghargai perjuangan Bagindo Aziz Chan dan mengenang jejak perjuangannya di Kota Padang.

Beragam kegiatan mulai dari napak tilas, museum rumah kelahiran, upacara peringatan dan ziarah makam ke Taman Makam Pahlawan Gulai Bancah, Bukittinggi. (brm)