SUDIRMAN, METRO–Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa-siswi tingkat SMP dan SMA Tahun Ajaran 2024/2025 dimulai Senin (15/7) Kegiatan yang dilakukan untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru tersebut berakhir pada Rabu (17/7) nanti.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar yang membuka acara MPLS secara resmi di SMPN 1 Padang memberikan motivasi dan semangat kepada siswa-siswi baru di sekolah tempat Bung Hatta muda pernah menempuh pendidikan tersebut.
Andree Algamar dalam amanatnya meminta siswa baru SMPN 1 Padang yang berjumlah lebih kurang 260 orang ini untuk menjadi Bung Hatta Baru, dan menjadi pemimpin Indonesia dimasa mendatang.
“Selamat kepada seluruh anak-anak kelas VII, kalian hari ini menjadi siswa SMPN 1, tempat pernah bersekolahnya proklamator bangsa, Bapak Dr. Muhammad Hatta. Semoga di SMPN 1 Padang ini akan lahir Bung Hatta baru yang akan menjadi pemimpin bangsa, the next Bung Hatta,” ucap Andree Algamar.
Selanjutnya Andree berpesan kepada Bapak Ibu guru untuk lebih bersungguh-sungguh dalam memberikan pendidikan kepada anak-anaknya, agar mereka menjadi orang-orang hebat di masa mendatang, menjadi generasi emas Indonesia di 2045.
“Kita menyiapkan generasi yang akan menjadi pemimpin negeri ini. Kepada bapak ibu, mohon diberikan nilai moral yang baik, saya lebih senang kejujuran anak-anak ini terjaga, percaya diri, tidak hanya pintar tapi juga bisa bekerja sama,” ujar Pj. Wako Padang ini.
Andree meminta kepada siswa SMPN 1 Padang untuk belajar dengan rajin, raih prestasi dan jadilah kebanggan orang tua. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan rajin karena tidak semua orang bisa bersekolah di SMPN 1 Padang ini.
“Saya berpesan kepada ananda semua, kalian merupakan kebanggaan orang tua, untuk itu jangan sampai ada yang berbuat nakal, contohnya tawuran. Kami pemerintah kota tidak akan mentolerir, karena itu kami minta kepada pihak sekolah agar mengawasi peserta didiknya dengan baik,” pungkas Andree Algamar.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Yovi Krislova, mengatakan bahwa semua aturan yang telah dikeluarkan Kemendikbudristek sudah dilaksanakan dengan baik.
“Kita sudah melakukan seluruh aturan, terutama masalah PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) melalui beberapa jalur yang sudah dibuka, dan juga pemenuhan kuota. Alhamdulillah semua berjalan aman dan lancar,” katanya.
Disdikbud, sebutnya, tidak menerima adanya laporan dari masyarakat, walaupun ada keluhan dari wali murid yang tidak termasuk dalam zonasi sehingga anaknya tidak diterima di sekolah yang didaftarkan.
“Itu tergantung dari jumlah jarak rumah dari peserta didik, ada yang 800 meter, 700 meter, dan di SMPN 1 Padang ini jarak zonasinya adalah 500 meter,” jelasnya.
Ditambahkan Kepala Sekolah SMPN 1 Padang, Dewi Anggraini, di MPLS ini para siswa baru akan dikenakan pada kurikulum yang di pakai, guru-guru yang mengajar, kakak-kakak kelas, serta kebudayaan di sekolah tersebut.
“Kami juga memasukkan materi tentang anti bullying dan perundungan dalam MPLS ini. Selain itu nanti juga ada materi tentang baris berbaris, dan sekolah aman bencana. Semoga materi yang kami berikan ini dapat menjadi bekal bagi siswa baru untuk menempuh pendidikan di SMPN 1 Padang ini,” ucapnya.(brm)





