METRO BISNIS

PLN Perkuat Kolaborasi Global, Gandeng USAID untuk Akselerasi Transisi Energi

0
×

PLN Perkuat Kolaborasi Global, Gandeng USAID untuk Akselerasi Transisi Energi

Sebarkan artikel ini
transisi energi --PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan United States Agency for International Development (USAID) dalam mempercepat transisi energi di Indonesia.

JAKARTA, METRO–PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan  United States Agency for International Development (USAID) dalam mempercepat transisi energi di Indonesia melalui ber­ba­gai inisiatif pendukung pe­ngembangan energi terbarukan hingga moder­nisasi sistem kelistrikan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kelanjutan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan United Sta­tes Agency for Internatio­nal Development (USAID) di Kantor Pusat PLN, Jakarta (10/7).

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES­DM) Wanhar mengatakan program kerja sama USAID yang berlangsung selama ini telah berkontribusi nyata bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan, salah satunya melalui program Sustainable Energy for Indonesia’s Advan­cing Resilience

(SINAR).

“Terima kasih USAID yang telah fleksibel mene­rima dan mengakomodasi program yang menjadi prioritas baik dari Kementerian ESDM maupun PLN. Semoga perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi program SINAR dapat dilaksanakan de­ngan transparan secara teknis dan administrasi. Diharapkan program SINAR dapat terus dilanjutkan,” ucap Wanhar.

Baca Juga  Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi, AHM Latih 1.387 Guru SMK

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengemba­ngan Bisnis PLN Hartanto Wibowo menjelaskan, kola­borasi antar USAID dan PLN akan terus dilanjutkan dengan enam tujuan utama. Yaitu, mendukung pe­ngembangan program dan peta jalan transisi energi, percepatan penerapan sis­tem energi terbarukan, penyempurnaan struktur organisasi melalui penataan jalur kerja, modernisasi prosedur operasional untuk peningkatan kerja, mendukung PLN dengan kolaborasi bersama Kementerian ESDM terkait implementasi transisi energi, dan mendukung PLN dalam mendukung program kesetaraan gender dan inklusi sosial.

“Saya berharap kita bersama-sama bisa ber­kolaborasi untuk menyukseskan program ini, sehingga menciptakan value creation PLN yang tinggi,” ungkap Hartanto.

Sementara Direktur Le­gal dan Manajemen Human Capital Yusuf Didi Setiarto mengutarakan, program SINAR merupakan hal yang substansif dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi Indonesia maupun PLN. Kerja sama antara USAID dan PLN merupakan lanjutan dari inisiatif sebelumnya yang telah ditandatangani pada 3 Agustus 2022, di mana USAID telah mendukung PLN dalam mengembangkan skenario dekarbonisasi dan meningkatkan investasi energi terbarukan.

Baca Juga  Komisi VI DPR RI Dukung Usulan PMN PLN untuk Program Listrik Desa

“Kami juga berharap apa yang sudah berjalan di PLN bisa secara maksimal diimplementasikan. Dari kolaborasi ini tentunya PLN tidak hanya mendapatkan ilmu melainkan akuisisi teknologi, dan peningkatan sumber daya manusia yang sudah ter upgrade,” kata Didi.

Direktur Lingkungan Hidup USAID Indonesia Brian Dusza mengatakan, kemitraan antara Amerika Serikat, Indonesia, dan PLN sudah terjalin lama. Ia meyakini, kolaborasi keduanya akan berpengaruh besar terhadap program transisi energi untuk masa depan Indonesia yang le­bih hijau dan inklusif.

“Amerika Serikat bangga bermitra dengan Indonesia dan PLN untuk me­ngembangkan peran energi berkelanjutan dalam transisi sektor energi di Indonesia,” kata Brian.(*/hsb)