METRO SUMBAR

Mahyeldi: Sumbar masih Kekurangan Dokter

0
×

Mahyeldi: Sumbar masih Kekurangan Dokter

Sebarkan artikel ini
HADIRI—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri acara Syukuran 30 Tahun Universitas Baiturrahmah dan peluncuran Buku Biografi Hj. Maizarnis di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu malam (13/7).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyebut jum­lah dokter di Sumbar saat ini masih kurang. Kondisi itu, membuat pihaknya kesulitan dalam mengupayakan peningkatan kua­litas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurut Mahyeldi, berdasarkan kajian Badan Kesehatan Dunia atau WHO, idealnya rasio dokter dengan jumlah penduduk adalah 1:1.000. Artinya satu dokter mela­yani 1.000 penduduk.

Saat ini jumlah dokter yang ada di Sumbar baru berjumlah 4.897 orang, sementara berdasarkan data BPS Tahun 2023, jumlah penduduk Sumbar seba­nyak 5.757.205 jiwa. Dengan kondisi itu, untuk mencapai rasio ideal, Sumbar masih butuh tambahan dokter baru.

“Berdasarkan data itu, Sumbar masih kekurangan 860 dokter lagi, itulah tantangan kita saat ini dalam meningkatkan kualitas la­yanan kesehatan bagi ma­sya­rakat” ungkap Mahyeldi.

Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri acara Syukuran 30 Tahun Universitas Baiturrahmah dan peluncuran Buku Bio­grafi Hj. Maizarnis di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu malam (13/7).

Menyikapi fakta tersebut, Mahyeldi berharap seluruh perguruan tinggi di Sumbar, khususnya Civitas Akademika Universitas Bai­turrahmah dapat mendorong dokter lulusannya untuk mau berkiprah di Sumbar, utamanya pada daerah pelosok.

Mahyeldi meyakini ha­rapannya itu tidaklah berat dan sangat mungkin dilakukan. Sebab, tanpa diminta pun, persoalan ini mungkin telah disadari banyak pihak, termasuk Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah, Hj. Maizarnis dan keluarga besar Universitas Baiturrahmah yang terkenal adaptif.

“Saya kenal betul Buk Je (Hj. Maizarnis), ia adalah sosok pekerja keras dan adaptif. Sangat pas, harapan ini kita tumpangkan pada sosok bersahaja ini,” ujar Mahyeldi.

Dalam kesempatan yang sama, Mahyeldi juga turut menyaksikan peluncuran buku biografi Hj. Mai­zarnis yang berisikan tentang keberaniannya mendirikan Universitas Baiturrahmah, di tengah keterba­tasan dan penuh tanta­ngan.

Mahyeldi berharap, buku biografi tersebut dapat menginspirasi generasi muda Sumbar untuk tidak mudah menyerah, kendati terus diterpa berbagai tantangan. Banyak tokoh telah membuktikan, salah satunya Hj.Mai­zar­nis. (fan)