PURUS, METRO–Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Rahmat Bagja melakukan pengawasan dalam pemungutan suara ulang (PSU) calon DPD-RI di beberapa daerah di Sumatera Barat.
Salah satu yang dikunjungi adalah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15 di Purus, Kecamatan Padang Barat. Rahmat menyebut, PSU DPD RI di Sumbar khususnya Kota Padang masih aman dan layak dilaksanakan. Saat ini belum ada terdapat kemungkinan-kemungkinan yang dapat menggangu jalannya PSU di Sumbar.
Dia juga menjelaskan, yang menjadi fokus dalam pengawasan tersebut adalah terjadinya politik uang (money politics) di tengah-tengah penyelenggaraan PSU ini.
“Kami dari Bawaslu melakukan pengawasan sejumlah daerah di Sumbar seperti Kota Padang, Pariaman dan Bukittinggi. Yang menjadi fokus kita adalah mengawasi adanya kegiatan politik uang,” katanya, Sabtu, (13/7).
Dia juga menegaskan bahwa telah mengintruksikan kepada jajaran Bawaslu daerah untuk mengawasi, sehingga penyelenggaraan PSU tidak dicoreng oleh politik uang.
Sementara itu, Pj Wako Padang Andree Algamar yang mendampingi Ketua Bawaslu RI, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk memastikan penyelanggaraan PSU berjalan aman, damai dan kondusif.
“Kami berharap PSU DPD RI di Kota Padang dapat berjalan aman, damai dan kondusif. Selain itu kami juga berharap masyarakat Kota Padang banyak yang datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya,” katanya.
Dia juga mengatakan, Pemerintah Kota Padang mendukung penuh penyelenggaraan PSU di Kota Padang. Selain itu, Pemko Padang sebutnya juga sudah mensosialisasikan kepada masyarakat jauh-jauh hari sebelum PSU dilaksanakan.
“Kita juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait PSU ini, kita meminta kepada ASN dan non ASN beserta keluarga untuk datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” katanya.
Selain itu, katanya, Camat juga diminta untuk melakukan pengawasan terhadap PSU ini, sehingga berjalan aman, damai, dan tertib. (brm)






