METRO PESISIR

Musda Bundo Kanduang Masa Bakti 2024-2027, Sekda Rudy: Jangan Hanya Terfokus pada Pemilihan Ketua

0
×

Musda Bundo Kanduang Masa Bakti 2024-2027, Sekda Rudy: Jangan Hanya Terfokus pada Pemilihan Ketua

Sebarkan artikel ini
MUSDA—Sekretaris Daerah Padangpariaman Rudy Repenaldi Rilis saat membuka secara resmi musyawarah daerah (Musda) ke IX Bundokanduang Padangpariaman masa bhakti 2024-2027.

PDG. PARIAMAN, METRO–Sekretaris Daerah Pa­dangpariaman Rudy Repenaldi Rilis,kemarin,  membuka secara resmi mu­syawarah daerah (Musda) ke IX Bundokanduang Pa­dangpariaman masa bhakti 2024-2027.  Musda yang mengangkat tema Wujudkan Tata Kehidupan Sosial Kemasyarakatan Berda­sarkan Adat Basandi Sya­rak Syarak Basandi Kita­bullah Untuk Padangpariaman berjaya ini, di Hall Saiyo Sakato Pariaman.

Rudy mengapresiasi apresiasi pelaksanaan Mus­da ini, menurutnya berbicara tentang Musda, tentu kita bersama sama mencari kata sepakat, men­coba untuk bermu­syawarah, mengumpulkan pendapat, aspirasi yang pada akhirnya meng­hasilkan sebuah ke­sepakatan untuk memilih pengurus berikutnya dengan menge­depankan konsep bulek sagolek picak salayang.

“Saya berharap mu­syawarah ini tidak hanya berfokus terhadap pemilihan ketua, pengurus, dan organisasi saja, namun dapat merencanakan program dan kegiatan dalam rangka mengatasi permasalahan generasi muda Padangpariaman saat ini,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, bundokanduang memiliki peranan penting dalam menjaga generasi, menanamkan nilai budaya, adat istiadat. tantangan berat juga akan dilalui oleh bundokandung dalam menularkan nilai nilai adat budaya tersebut, karena ka­tanya Generasi muda  dan GenZ yang saat ini lebih 60% mendominasi di Pa­dangpariaman .

“Mari kita tularkan nilai adat, budaya dan agama ditengah masyarakat, apa­lagi kepada generasi muda saat ini yang didominasi gen Z, untuk itu diperlukan treatment dan pendekatan khusus” Ajak Rudy

Terakhir Rudy juga me­nyoroti peran aktif dan keterlibatan bundokanduang dalam konteks perpolitikan di Padangpariaman menjadi juga sangat pen­ting, bagaimana keterwakilan perempuan yang akan membawa aspirasi bundokanduang dan perempuan secara umum.

“Ini juga akan mewujudkan pengarusutamaan dan kesetaraan gender di Padang Pariaman, akhir­nya selamat bermusya­warah, semoga melahirkan pengurus yang terbaik untuk memajukan bundokan­duang di Padangpariaman” sebutnya mengakhiri

Selaku ketua penasehat bundokanduang Pa­dang­pariaman Ny. Yusrita Suhatri Bur menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya kegiatan ini, semoga berjalan dengan aman dan lancar.  “Terimakasih kepada pengurus sebelumnya atas pengabdian dan semoga menjadi amal ibadah kita semua,” ujarnya.

Dia juga berharap semoga melalui Musda kali ini, akan terpilih pengurus baru yang akan membawa bundokanduang Bundo Kan­duang Padangpariaman akan lebih baik lagi kedepannya.

Ketua pelaksana Hj. Winarti BA yang saat ini juga merupakan Ketua Bundo Kanduang Padangpariaman Melaporkan, Mus­da ini dilaksanakan kerena telah berakhirnya masa bhakti Bundo Kan­dung Padang Pariaman Periode 2022-2024,

Pembukaan berlangsung meriah ditandai dengan penampilan dendang sumbang duo baleh oleh ampek sarumpun, ciptaan bundo Dra. Fatma Ermi, yang menceritakan ideal­nya seorang wanita minang dan bundo kandung dalam adat Minangkabau, ada juga prosesi maarak jamba oleh Bundokanduang.

Tampak hadir ketua bundokanduang Provinsi Sumbar, Ketua LKAAM Padangpariaman Zainir Dt. Rangkayo Mulie beserta Sekretaris Abdul Kadir Jai­lani, Penasehat Bundo Kan­dung yang juga ketua TP PKK Ibu Yusrita, Beserta wakil penasehat Ny. Yusneli Rahmang serta perwakilan bundo kanduang se Padangpariaman, perwakilan organisasi wanita dan tamu undangan lainnya. (efa)