SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kakankemenag Launching Kampung Zakat, Demi Kembangkan Kesejahteraan Masyarakat

0
×

Kakankemenag Launching Kampung Zakat, Demi Kembangkan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
USAI—KakanKemenag Dedi Wandra didampingi Sekda Ambun Kadri serta Ketua Baznas Kota Sawahlunto usai melaunching Kampung Zakat pertama di Sumatera Barat di Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto dengan program unggulan Tenun Songket, Rabu (10/7).

SAWAHLUNTO, METRO–KakanKemenag Dedi Wandra didampingi Sekda Ambun Kadri serta Ketua Baznas Kota Sawahlunto resmi melaunching Kampung Zakat pertama di Sumatera Barat di Desa Lumindai, Kecamatan Ba­rangin, Kota Sawahlunto dengan program unggulan Tenun Songket, Rabu (10/7).

Ambun Kadri meng­apresiasi dan mendukung launchingnya program Kampung Zakat di Kota Sawahlunto guna me­ngembangkan kesejahte­raan masyarakat yang me­liputi berbagai aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, keaga­maan, melalui pemberda­yaan zakat.

“Saya imbau ma­sya­rakat untuk melakukan pembayaran zakat ditempat pengumpulan zakat yang resmi, karena dengan membayar zakat di­tempat yang resmi maka penyaluran zakat akan terkoordinir dan tepat sasaran,” sebutnya.

Dikatakan Ambun Kad­ri, program Kampung Zakat sendiri merupakan kerjasama Kemenag dan Baznas serta pengelola zakat lainnya dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

Kankankemenag Kota Sawahlunto, Dedi Wandra, dalam sambutanya menjelaskan Kampung Zakat adalah program Nasional Kementerian Agama yang akan dilaksanakan di 514 kabupaten kota untuk mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia.

“Program ini akan memperkuat masyarakat dan menjadikan mandiri secara ekonomi dan kementerian agama Kota Sawhlunto adalah Instansi pertama yang akan memesan tenun songket di Kampung Zakat Desa Lumindai, 300 tenun songket akan kita order untuk seragam ASN di lingkungan Kementerian Agama Sawahlunto yang akan dipakai di hari kamis “ ujarnya

“Kami juga berharap dukungan penuh dari pemerintahan kota sawahlunto untuk mensukseskan program Kampung Zakat ini, tentu dengan edaran –e­daran yang bisa membuat Kampung Zakat ini terus berkembang,” harapnya

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan untuk Program Kampung Zakat Tenun Songket Desa Lumindai untuk 37 orang Mustahik dengan total Rp. 74.000.000 yang diwakili oleh kepala desa Lumindai dan diserahkan langsung oleh Sekda Kota Sa­wahlunto yang didampingi Kakankemenag dan Ketua Baznas Kota Sa­wahlunto.

Adapun launching Kampung Zakat disaksikan juga oleh Kepala BPJS Tenaga Kerja cabang Kota Solok , Kapolres Kota Sa­wahlunto, Karutan, Ketua MUI, Camat, lurah, Para Mustahik dan tamu undangan lainnya yang digelar di Masjid Agung Kota Sawahlunto.

Selain launching Kampung Zakat, acara juga dirangkai dengan pendistribusian zakat reguler tahap 2 oleh BAZNAS Kota Sawahlunto serta launching penyaluran program Bapak Asuh dan Anak Stunting. (pin)