METRO SUMBAR

Prosesi Pesta Budaya Tabuik 2024, HUT Kota Pariaman ke 22 Bertepatan Menyambut Tahun Baru Islam

1
×

Prosesi Pesta Budaya Tabuik 2024, HUT Kota Pariaman ke 22 Bertepatan Menyambut Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini
AMBIAK TANAH— Prosesi maambiak tanah sudah dimulai dalam Pesta Budaya Tabuik 2024.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Usai makan bajamba yang bertepatan dengan 1 Muharam 1446 Hijriyah, Pesona Budaya Tabuik Piaman 2024 dimulai, di­tandai dengan Prosesi maambiak tanah yang merupakan prosesi awal Pesona Budaya Tabuik di Kota Pariaman ini. “Ma­ambiak Tanah (mengambil tanah)” dilaksanakan di dua tempat, di mana untuk Tabuik Subarang, me­laksanakan prosesinya di aliran sungai Batang Piaman di Desa Pauh Timur, sementara Tabuik Pasa, melaksanakan prosesi ini di aliran sungai kecil di Kelurahan Alai Galombang, yang sama-sama berada di Kecamatan Pa­riaman Tengah.

“Maambiak Tanah” a­da­lah prosesi mengambil tanah dari dasar sungai dengan cara menyelam. Artinya, seluruh tubuh masuk ke dalam sungai. Setelah menyelam langsung mengambil tanah yang ada di dalam dasar sungai, dan selanjutnya tanah dimasukkan ke da­lam belangga dan dibung­kus dengan kain putih, lalu diletakkan di dalam baki yang telah disediakan.

Setelah itu, tanah yang diletakkan di dalam baki, diarak menuju rumah tabuik masing-masing de­ngan nyala obor atau len­tera yang dibawa oleh anak Tabuik, untuk diletakan di Daraga yang telah dibuat di masing-masing rumah tabuik. Prosesi Ma­ambiak Tanah sendiri, me­lambangkan bahwa manusia berasal dari ta­nah dan akan dikembalikan ke ta­nah, dan untuk tanah yang diambil me­lambangkan kesucian ma­nusia.

Ketua Tabuik Pasa, Indra Jaya mengatakan bah­wa rangkaian acara Tabuik tersebut, dimulai pada hari ini, Minggu 1 Juli 2024, dengan prosesi ma­ambiak tanah, sampai nanti puncaknya prosesi Tabuik Naik Pangkek, Ho­yak Tabuik dan Tabuik di­buang kelaut pada tanggal 21 Juli 2024 mendatang, (1 Muharram – 15 Muharram 1446 H). “Sore ini, Pesona Tabuik Budaya Piaman 2024 dimulai, di mana untuk prosesi pertama yang dilakukan adalah Maambiak Tanah, yang dilakukan dua anak nagari, Tabuik Pasa dan Tabuik Su­barang, bertepatan de­ngan 1 Muharram 1446 Hijriah,” ujar Indra Jaya, kemarin.

Baca Juga  Petugas Satuan Perlindungan Masyarakat Dilatih Bisa Membantu Penanggulangan Bencana

Dia menuturkan bahwa prosesi Maambiak tanah memiliki filosofi yang bersimbol pada pe­ngambilan jasad Hasan dan Husein, cucu Nabi Muhammad SAW yang mati syahid di Padang Karbala. “Prosesi ini dilakukan dengan mengambil se­gumpal tanah dari dasar sungai, dan pengambilan tanahnya harus di anak sungai yang berbeda dan berlawan arah antara ke­lompok Pasa dan kelompok Subarang,” tutupnya.

Sebelum prosesi, juga dilakukan doa yang di­pimpin oleh tuo tabuik masing-masing, dan penjelasan dari Dinas Parbud (Pariwisata dan kebuda­yaan) Kota Pariaman tentang maksud dan makna tentang Prosesi Maambiak Tanah ke pengunjung dan masyarakat yang me­menuhi kedua tempat tersebut.

Setelah itu, tanah yang diambil diarak menuju rumah tabuik masing-masing, dan sepanjang arakan akan terdengar gandang tasa dan tambua yang dimainkan oleh anak nagari yang saling sahut sahutan tanpa henti, sehingga mem­bakar semangat para anak nagari dan pengunjung serta masyarakat yang mengiringi prosesi Maambiak Tanah ini.

Untuk Pengamanan prosesi pertama Pesona Tabuik Budaya Piaman ini, Pemko Pariaman bekerja sama dengan pihak Polres Pariaman, dan menge­rahkan personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Dinas Perhubungan, untuk mengamankan prosesi acara tahunan Tanuik Piaman ini, sehingga dapat berjalan aman dan lancar.

Baca Juga  Peduli Terhadap Warga tak Mampu, Kapolres Bangun Rumah

Setelah itu masya­rakat Kota Pariaman padati La­pangan Merdeka Kota Pariaman menyaksikan “Panggung Hiburan Rak­yat” dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pariaman ke-22 dan Me­nyambut Tahun Baru Islam 1446 H/2024 M.

Pada HUT Kota Pariaman yang ke-22 ini me­ngangkat tema Pariaman Religius, AmaN, Cerdas, Adaptif dan Koloboratif  (RANCAK).

Beragam kegiatan di­gelar untuk memeriahkan HUT Kota Pariaman yang ke-22 dan Menyambut Tahun Baru Islam 1446 H/2024 M. Sebelumnya, pada Minggu pagi hari ini sudah digelar Tablik Akbar, Makan Bajamba dan malam ini Panggung Hiburan Rak­yat yang dimeriahkan oleh artis Sumatera Barat yakni Yona Irma, Ajo Bu­set dan Fantasi Band yang membuat semakin meriah acara tersebut.

Acara ini memberikan kesempatan bagi ma­sya­rakat Kota Pariaman khu­susnya, maupun dari luar Kota Pariaman untuk me­nikmati Panggung Hiburan Rakyat ini. Salah satu pengunjung, Mira saat diwawancarai Tim Media Center Kota Pariaman mengungkapkan kesan positif terhadapa acara yang digelar Pemerintah Kota Pariaman. “Saya sangat senang bisa ikut merayakan HUT Kota Pariaman yang ke-22 ini, dan merasa terhibur dengan artis yang berasal Kota Pariaman dan Sumbar yang sangat menghibur pengunjung yang datang”, katanya “Kegiatan ini men­jadi sarana yang tepat untuk mengapresiasi seniman lokal. Semoga acara seperti ini terus digelar di masa mendatang,” tambahnya mengakhiri. (***)