AGAM, METRO–Bupati Agam Andri Warman tinjau lahan pertanian warga yang terdampak banjir bandang dan lahar dingin di Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek.
Walinagari Batu Taba, Rahmad Hidayat mengatakan ada sebanyak 13 unit rumah warga yang terdampak banjir bandang, diantaranya 7 rusak berat dan 6 rusak ringan.
“Namun, selain rumah, banjir bandang dan lahar dingin ini juga merusak lebih kurang sebanyak 67 hektar lahan pertanian warga,” ujarnya.
Dikatakan, ke 67 hektar lahan ini sebelumnya merupakan lahan aktif dan produktif.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta bantuan kepada Pemkab Agam melalui Bupati Agam agar dapat mencarikan solusi agar lahan ini bisa kembali di garap oleh warga
Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman turut prihatin atas bencana yang terjadi, khususnya di Nagari Batu Taba.
Terkait lahan pertanian warga yang terdampak bencana, pihaknya akan mendiskusikannya dengan dinas terkait agat lahan -lahan pertanian warga ini bisa kembali di garap.
“Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka warga akan mengalami kesulitan, karena sebagian besar warga hidup dengan bertani,”ujarnya. (pry)






