METRO BISNIS

Kandidat Wali Kota Payakumbuh Almaisyar Gelar Khitanan Massal Gratis

0
×

Kandidat Wali Kota Payakumbuh Almaisyar Gelar Khitanan Massal Gratis

Sebarkan artikel ini
KHITANAN MASSAL— H. Almaisyar bersama anak anak yang mengikuti program khitanan massal, Minggu (7/7).

PAYAKUMBUH, METRO–Bakal Calon Wali Kota Payakumbuh, H. Almaisyar, kembali mengadakan khitanan gratis dari pintu ke pintu, Minggu (7/7). Jika pekan lalu Tim Sahabat Almaisyar yang hadir, pada momen kali  ini Almaisyar turun langsung melihat proses khitanan ke Kelurahan Parit Rantang, Napar, Taruko dan Payobasung.

Di sela-sela kegiatannya, ia mengatakan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian serta berusaha dengan sepenuh hati me­laksanakan titipan pesan dari Ustaz Abdul Somad, saat bertemu dengannya pekan lalu.

Dijelaskan, pekan kemarin, ia datang dan bersilaturahmi dalam rangka memenuhi undangan “Rumah Omak” Yayasan Pesantren Hj. Rohana, Ustaz Abdul Somad.

Di lokasi H.Almaisyar menceritakan jika dirinya banyak mendapatkan masukan serta tausiah yang berharga dari Ustaz Sejuta Umat tersebut.

“Adapun salah satu pro­gram unggulan yang disarankan Ustaz Abdul Somad salah satunya mam­pu menjaga dan mengayomi masyarakat kecil serta bisa memberikan manfaat bagi orang ba­nyak,” sambungnya lagi.

Untuk itu Kandidat kuat calon Wali Kota Payakumbuh periode 2024-2029 men­datang itu tetap berusaha menjalankan amanah yang telah dititipkan oleh Al Mu­khayyam Abdul Somad.

Lebih lanjut H.Almai­syar juga mengatakan, kegiatan khitanan massal dalam menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah ini menjadi salah satu ikhtiar menciptakan anak-anak di Kota Payakumbuh menyongsong generasi emas.

“Ini luar biasa dalam menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dan merupakan salah satu ikhtiar menciptakan anak-anak bangsa, me­nyongsong generasi emas. Saya berharap anak-anak yang mengikuti khitan massal menjadi anak yang sehat karena bagi muslim adalah wajib,” katanya.

Menurut H.Almaisyar, kegiatan khitan massal ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial dan pengabdian kepada ma­syarakat. Sebab, khitan massal bukan hanya sekadar medis, tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan nilai-nilai agama.

“Maka harus kita lestarikan, anak-anak tidak boleh takut karena ini bagian dari proses menjadi le­bih sehat. Kepada orang tua, saya juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya kepada para panitia,” ujarnya lagi.

Melalui khitan massal ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan tersebut. Karena kolaborasi dengan masyarakat sangat penting bagi perwujudan Kota Pa­yakumbuh yang lebih sejahtera.

“Karena kita harus menyiapkan anak-anak muda, pemimpin yang kemudian hari itu yang tidak hanya bertumpu pada kekuatan fisik saja, tetapi juga akidah agamanya,” tutupnya. (r)