PADANG, METRO–PT Semen Padang memperingati 66 tahun pengambilalihan PT Semen Padang dari tangan pemerintah Belanda, Jumat (5/7). Momen bersejarah ini ditandai dengan upacara bendera yang dipimpin langsung Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra serta dihadiri oleh seluruh Direksi dan karyawan PT Semen Padang, di pelataran parkir Kantor Pusat PT Semen Padang.
“Momen bersejarah ini diperingati setiap tahun sebagai wujud penghormatan kita kepada para pendahulu yang memperjuangkan kembalinya aset-aset vital negara kepada negara Republik Indonesia. Semangat juang pantang menyerah yang dilandasi rasa kecintaan itu lah yang perlu kita teladani dalam menjalankan tugas dan kewajiban kita sebagai karyawan/karyawati Semen Padang Grup,” kata dirut.
Menurut dirut, momen pengambilialihan PT Semen Padang saat itu menandai pengelolaan semua perusahaan Belanda di Indonesia diserahkan kepada putri-putri Indonesia. Dengan dilakukannya nasionalisasi seluruh kepentingan ekonomi Belanda diambil alih dan ditempatkan langsung di bawah pengelolaan pemerintah RI, sebagai perusahaan negara, termasuk perusahaan di sektor industri seperti pabrik semen Indarung.
“Hal ini merupakan awal sejarah industri di Indonesia dan kepada putra-putri bangsa untuk tampil memimpin dan mengelola sendiri industrinya,” katanya.
Dijelaskan dirut, perjalanan PT Semen Padang sebagai perusahaan semen pertama di Asia Tenggara yang telah berusia lebih dari satu abad tentunya tidak selalu melalui jalan yang mulus. Dinamika yang terjadi dari internal maupun eksternal turut mewarnai. Seluruh insan perusahaan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan kejayaan perusahaan di tengah ketatnya persaingan industri semen saat ini.
“Pada hari ini, upacara juga dihadiri oleh anak-anak kita peraih Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang atau disingkat dengan Program BANGSA. Program BANGSA ini merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang terhadap dunia pendidikan khususnya di daerah sekitar perusahaan,” sebut dirut.
Selain itu, dirut juga menyebut salah satu yang menjadi tantangan perusahaan adalah mempertahankan Proper Emas yang telah didapatkan pada di tahun lalu. Dirut menekankan, perusahaan harus melakukan produksi dengan efektif, efisien, aman dan selamat.
“Lingkungan kerja kita baik di pabrik ataupun kantor harus bersih dan aman. Untuk itu, perlu keseriusan dan kesungguh-sungguhan kita bersama untuk mempertahankan proper emas di tahun 2024 ini dan tahun-tahun berikutnya. Marilah kita tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kerjasama diantara kita agar kita semakin bersatu dan semakin kuat,” pungkasnya.
Sportalympic 2024
Di sisi lain, dalam momen 66 Tahun Pengambilalihan PT Semen Padang dari tangan pemerintah Belanda, kemarin, juga ditandai dengan pembukaan kegiatan pekan olahraga dan seni yang kita namakan Semen Padang Sport & Art Olympic atau disingkat dengan Sportalympic.
Menurut dirut, Sportalympic ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar karyawan/karyawati Semen Padang Group, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, mengembangkan minat dan bakat serta meningkatkan loyalitas dan kebanggaan terhadap perusahaan.
“Untuk itu, saya berharap seluruh karyawan bisa ikut serta aktif dalam kegiatan Sportalympic ini sehingga tujuan Sportalympic ini dapat tercapai. Kita melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan Sportalympic yakni olahraga dan seni yang melibatkan seluruh karyawan dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahim antar karyawan,” katanya.
Pada kesempatan ini juga, PT Semen Padang memberikan apresiasi kepada karyawan yang menjadi Employee of The Year tahun 2024 sebanyak 3 orang. Employee of The Year merupakan predikat yang diberikan perusahaan kepada karyawan dengan kinerja terbaik dan prilaku yang sesuai dengan budaya perusahaan AKHLAK.
Selain itu, PT Semen Padang juga memberikan apresiasi kepada Inventor Paten Sederhana kepada 5 tim yang menghasilkan 5 paten. “Kami berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi kita semua untuk dapat berkarya dan menciptakan sesuatu yang berguna bagi perusahaan sehingga akan banyak Paten-Paten lainnya di masa yang akan datang,” ulas dirut.
Lima paten itu adalah Peralatan Purifikasi Oli Transformator dengan inventor terdiri dari Benny Dwi Putra, Yudistira Hadi Pratama, Muharmansyah, M Udrizak dan Eko Tri Saputra. Kemudian Paten Sistem Ventilasi Udara Proses Pada Penggilingan Semen dengan inventor Ujang Friatna, Algazali, Novan Andy Bachtiar, Maman Wahyudi, Sunato dan Herwin.
Selanjutnya Paten Metode Pembuatan Seal Aktuator Menggunakan Limbah Ban Dump Truck dengan inventor Sigit Ari Wibowo, Fathul Mausil, Doche Delson, Sabrimen, Suroso dan Ibnul Ghufron. Paten Suatu Sistem untuk Penggantian Kanvas dari Socket Katup Silo dengan inventor Fery Sarvino, Irwan dan Janedi.
Kemudian yang terakhir adalah paten Forumulasi Bakteri Sphingobium untuk Memulihkan Keretakan Semen Beton dan Mortar dengan inventornya adalah Juke Ismara, Nuralib, Febri Maulana, Ahmad Subekti, Yulmidawati, Depi Putra, Ardistal, dan Elmas Dopri.
Usai memberikan apresiasi, upacara HUT Nasionalisasi itu diakhiri dengan pelepasan balon ke udara oleh jajaran Direksi PT Semen Padang yang disaksikan para staf pimpinan di lingkungan perusahaan, serta ratusan insan Semen Padang Group. Pada balon itu, juga tersedia kupon dengan hadiah puluhan zak semen.
Sementara itu, Ketua Panitia Sportalympic Tahun 2024 Ricky Aprinaldo mengatakan, rangkaian pertandingan Sportalympic dimulai pada 8 Juli 2024 dan ditutup pada tanggal 17 Agustus 2024.
Ada 6 cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain sepakbola, juga ada bulutangkis, bola basket, tenis meja, serta tenis lapangan eksibisi (One Day Game). Kemudian, juga ada lomba seni dan kegiatan lainnya dalam event Sportalympic tahun 2024.
Di antaranya, Tabligh Akbar yang nantinya akan digelar di Masjid Raya Jabal Rahmah PT Semen Padang, Band Competition dan Jam Session sekaligus Bazar oleh UMKM lingkungan dan binaan PT Semen Padang, dan Semen Padang Fun Run dengan Kategori 3K untuk keluarga, 5K Umum, 5K Master dan 10K.
“Kemudian, juga ada lomba foto dan konten, serta kegiatan Jelajah Semen Padang yang diikuti oleh penggiat media sosial di Kota Padang dengan mengunjungi spot PT Semen Padang seperti Cagar Budaya Indarung I, penangkaran rusa, pembibitan Ikan Bilih, Taman Kehati Semen Padang, serta wisata goa kelelawar Padayo,” katanya.
Hadir pada upcara itu Direktur Keuangan, Oktoweri, Direktur Operasi, Pri Gustari Akbar, Penasehat dan Pengurus FKIKSP, Staf Pimpinan PT Semen Padang, Staf Pimpinan APLP, Karyawan/Karyawati PT Semen Padang dan Semen Padang Grup serta para Penerima Beasiswa BANGSA.
Distribusi Semen Aman
Momentum peringatan 66 tahun pengambilalihan Semen Padang tersebut juga harus menjadi momentum untuk mengkompakan karyawan dan meningkatkan efisiensi kinerja karyawan ke depan.
Selain itu Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra juga mengatakan terkait dengan produksi Semen Padang pada satu semester ini berada diatas dari RKP yang ditetapkan. “Kita berharap capaian ini terus ditingkatkan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan dengan kondisi Sumbar yang pasca ditimpa bencana tak mengganggu produksi maupun distribusi semen.
“Distribusi semen Alhamdulillah masih bisa kita siasati dan pasokan semen masih lancar. Meski ada sedikit kenaikan ongkos distribusi, perusahaan memiliki dua pasokan yakni di Indarung dan Dumai. Sehingga untuk di daerah Sumatera Barat pasokan masih tetap terjaga. Demikian kita harapkan agar jalur Lembah Anai dapat segera diselesaikan sehingga seluruh jalur dapat kita lalui,” pungkasnya. (ren)






