METRO PADANG

Andre: Ambil Sembakonya, tetap Pilih Prabowo

0
×

Andre: Ambil Sembakonya, tetap Pilih Prabowo

Sebarkan artikel ini

ADINEGORO, METRO – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mendapatkan banyak informasi terkait adanya oknum-oknum politisi busuk yang bermain money politic (politik uang, red). Bahkan, pembagian sembilan bahan pokok (sembako) masih dianggap jurus ampuh untuk meraup suara.
Calon Anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 ini menyayangkan masih beredarnya cara-cara tak bermartabat jelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 17 April mendatang. Padahal, semua elemen sudah menggerakkan agar dilakukan Pemilu bersih yang di Sumbar dikenal dengan Pemilu badunsanak atau bersaudara.
“Kami mendengar, bahkan sudah ada yang melihat langsung, kalau ada oknum-oknum tertentu yang merayu atau bahkan memaksa masyarakat untuk memilih jagoan mereka. Padahal, masyarakat Sumbar sudah ‘bersepakat’ untuk kembali memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres,” kata Wasekjen DPP Partai Gerindra ini kepada wartawan, kemarin.
Ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Pusat ini enggan merinci, caleg dari partai mana yang melakukan dugaan kecurangan-kecurangan tersebut. Dia hanya berharap, para terduga pelaku sadar akan kesalahan yang mereka buat. Jangan sampai, karena keinginan mereka yang besar, membuat anak-cucu kita salah pilih dan salah langkah.
“Kalau memang gerakan seperti ini masif nantinya, kami ingin lembaga pengawas Pemilu di tiap tingkatan agar proaktif. Jangan pernah membiarkan adanya upaya-upaya money politik atau meracuni pilihan masyarakat dengan beragam barang-barang yang dibutuhkan. Kami tahu, ekonomi sulit, dan warga dicoba ‘dibeli’ dengan sembako,” kata alumni SMAN 2 Padang ini.
Untuk warga atau calon pemilih, Andre berpesan agar berhati-hati. Namun kalau tetap diberikan atau dipaksa, maka tak usah ragu. Terima saja. Karena, dana yang digunakan oleh para caleg baru, apalagi caleg incumbent itu adalah dana masyarakat juga. Jadi, tidak ada alasan untuk ragu menerimanya.
“Kalau mereka datang ke rumah, mengetuk pintu dan memaksa-maksa, ya apa boleh buat. Terima saja. Tapi yang penting, tetap pilih Prabowo-Sandi dan partai-partai yang mendukungnya. Karena, perubahan adalah hal yang ditawarkan, agar rakyat lebih baik 2019-2024,” sebut mantan Presiden BEM Universitas Trisakti Jakarta ini.
Andre meyakinkan kepada masyarakat Sumbar dan Indonesia umumnya, kalau keinginan untuk perubahan atau tidak lanjutkan itu semakin besar. Bahkan, hasil survei internal tim Prabowo-Sandi sudah mulai menyalip perolehan suara untuk Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Sebagai kader Gerindra, Caleg dan juga juru bicara Prabowo-Sandi, saya akan terus menyosialisasikan diri dan program pemerintah berikutnya. Karena, masyarakat Indonesia secara umum telah menunggu perubahan yang lebih baik. Agar mereka tak lagi pusing bayar listrik, sekolah mahal, dan harga melambung,” katanya. (r)