METRO PADANG

Bertepatan Peringatan 1 Muharam, Nama Masjid Raya Syekh Al Minangkabawi Sumbar Diresmikan 7 Juli

2
×

Bertepatan Peringatan 1 Muharam, Nama Masjid Raya Syekh Al Minangkabawi Sumbar Diresmikan 7 Juli

Sebarkan artikel ini
DISELUBUNGI— Menjelang peresmian nama baru Masjid Raya Sumbar yang akan berganti dengan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar, kemarin, Pemprov Sumbar sudah menutup selubung nama masjid yang akan diresmikan dengan kehadiran 4 tokoh, pada Minggu (7/7) mendatang.

SUDIRMAN, METRO–Pemerintah Provinsi Su­matera Barat (Pemprov Sum­bar) bakal meresmikan pem­berian nama Masjid Raya Sumbar, dengan nama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar, Ming­gu (7/7). Pemberian nama masjid ini bertepatan dengan peringatan 1 Muharam 1446 Hijriah itu,

Kepala Biro Kesra Setda­prov Sumbar, Al Amin menga­takan, pemberian nama Mas­jid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar karena selama ini Masjid Raya Sumbar belum ada namanya.

Al Amin mengungkapkan, berdasarkan Keputusan Men­teri Agama (KMA) No­mor 394 Tahun 2004, tipologi masjid di Indonesia itu terdiri dari, Masjid Negara, yaitu masjid yang ditetapkan oleh peme­rintah dan berkedudukan di ibukota negara.

Sedangkan Masjid Raya adalah masjid yang dite­tapkan oleh pemerintah ting­kat provinsi. Masjid yang dite­tapkan oleh pemerintah ka­bu­paten/kota disebut sebagai Mas­jid Agung. Masjid yang ditetapkan oleh pemerintah di tingkat kecamatan disebut sebagai Masjid Besar, dan masjid yang ditetapkan oleh pemerintah di tingkat desa atau kelurahan di­sebut sebagai Masjid Jami.

Baca Juga  Ketum IKM Andre Rosiade Ajak Perantau Minang Nobar Film “Menuju Pelaminan” di XXI Plaza Senayan, Tersedia 750 Tiket Gratis

Pemberian nama  Mas­jid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar setelah melakukan pengkajian yang cukup lama. Upaya pemberian nama tersebut sejak Gamawan Fauzi dan di­dukung oleh MUI dan melibatkan organisasi agama lain melalui muzakarah (tukar pikiran).

“Namun, upaya tersebut sempat terhenti. Se­karang pemberian nama tersebut dituntaskan di era Gubernur Sumbar seka­rang, Mahyeldi Ansharullah,” terang Al Amin di­dam­pingi Kabid IKP Dinas Kominfotik Sumbar, Indra Sukma, saat berikan keterangan pers Kamis, (4/7) di Aula Kantor Dinas Kominfotik Sumbar.

Al Amin mengungkapkan saat pemberian nama masjid nanti juga dihadiri oleh Keluarga Besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, yang berjumlah sebanyak 61 orang. “Keluarga Besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang datang ke Padang nanti bahkan sampai cicitnya generasi ketujuh,” terangnya.

Baca Juga  Belum Dapat Bantuan Covid-19, Dinsos Kembali Himpun Data Warga

Pemberian nama ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mantan Gubernur Sumbar yang memulai pembangunan Masjid Raya Sumbar, Ga­ma­wan Fauzi, Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar, Keluarga Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi dan Gubernur Sumbar, Mah­­yeldi Ansharullah.

Pada saat peresmian pemberian nama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi juga dilaksanakan launching buku Bio­grafi Syekh Ahmad Kha­tib Al Minangkabawi karya warta­wan senior Hasril Chaniago.

Al Amin menambahkan, selain menghadiri pem­­berian nama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Keluarga Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi juga akan melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan lainnya. Salah satunya memberikan kuliah umum di lima perguruan tinggi di Sumbar, yakni, Universitas Andalas (Unand), Muhammadiyah Sumbar, Universitas Putra Indonesia (UPI), Universitas Adzkia dan Ar Risalah. (fan)