PAYAKUMBUH/50 KOTA

Harga Cabai Membaik

0
×

Harga Cabai Membaik

Sebarkan artikel ini
PETIK— Petani cabai saat memetik cabai di kebun.

LIMAPULUH KOTA, METRO –Harga Cabai Merah menjelang lebaran hingga saat ini di tingkat petani makin membaik. Para petani cabe di Kabupaten Lima Puluh Kota, tampak tersenyum manis. Meski harga pupuk dan pestisida saat ini mahal.  Saat ini pasca Lebaran harga jual Cabe merah ditingkat petani mencapai angka Rp. 60 hingga 70 ribu per kilogramnya. Harga tersebut tergolong bagus, sebab petani beberapa bulan sebelumnya juga pernah mendapati harga jual yang anjlok.

Hal tersebut diungkapkan Aditya (27) petani Cabe di Jorong Dalam Koto Nagari Taeh Baruah Nagari Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota.

“Untuk saat ini pasca Lebaran Idul Adha penjualan Cabe ditingkat petani masih sangat bagus. Saat ini harga jual berkisar Rp. 60 hingga 70 ribu per kilogramnya. Harga tersebut tergolong bagus, sebab petani beberapa bulan sebelumnya juga pernah mendapati harga jual yang anjlok,” ucapnya, Selasa (18/6).

Dengan harga jual yang bagus tersebut, petani berharap kedepannya harga bisa terus bertahan, sehingga bisa mengatasi persoalan harga pupuk maupun pestisida yang kerap dikeluhkan petani. Petani juga berharap Pemerintah terus menjaga harga jual bisa tetap membaik.

“Tentu harapan petani dengan harga yang baik itu agar bisa terus dijaga oleh Pemerintah, sebab selama ini petani selalu mengeluh ma­salah harga pupuk maupun pestisida,” ucap Aditya yang menanam Cabe jenis Kopay Dumay (KOPMAY) itu.

Selain menguntungkan petani, harga cabe yang membaik juga berdampak pada masyarakat, terutama bagi mereka pemetik Cabe yang merupakan warga sekitar. Sebab bisa menjadi tambahan penghasilan keluarga mereka.

“Harga cabe yang baik atau bagus tentu juga berdampak pada ma­sya­rakat yang membantu kita dalam memetik cabai,” ucapnya.  Sebelumnya Jelang Lebaran Idul Adha harga jual ditingkat Petani ber­kisar diatas Rp. 50 ribu perkilogramnya. (uus)