PAPUA, METRO–Pascaaksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak warga sipil, Pasukan TNI terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Mereka teridentifikasi sebagai Kelompok OPM pimpinan Undius Kogoya.
Operasi pengejaran TNI berlanjut dengan keberhasilan merebut wilayah Distrik Bibida, yang selama ini dikuasai oleh OPM pada Jumat, 14 Juni 2024. Namun, wilayah ini masih terus mendapat teror dari OPM.
Panglima Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Richard Tampubolon telah memerintahkan Panglima Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA beserta Komandan Komando Pelaksanaan Operasi (Dankolakops) dan Komandan Pasukan Nanggala Kopassus, untuk melanjutkan Operasi Pengejaran. Dari Operasi tersebut, Prajurit TNI berhasil menembak 2 orang OPM, salah satunya terkonfirmasi sebagai Danis Murib.
“Keberhasilan Prajurit TNI menembak dua orang OPM, salah satunya Desertir Danis Murib, di Bibida, telah mereduksi kekuatan OPM yang tentunya berdampak positif menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran proses percepatan pembangunan di Papua,” ucap Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard Tampubolon, Selasa (18/6).
Perlu diketahui bahwa Danis Murib merupakan seorang desertir TNI, terakhir berpangkat Prajurit Dua (Prada), anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya, yang tengah melaksanakan tugas operasi militer di Papua.
Danis Murib telah melaksanakan kelana yudha dengan meninggalkan Pos Moanemani Baru di wilayah Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada 14 April 2024 pukul 10.20 WIT yang lalu.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Faizal Ramadhani melalui rilis di Timika, Senin (17/6), mengatakan bahwa operasi penegakan hukum oleh aparat gabungan di markas KKB yang berada di Distrik Bibida berhasil menewaskan seorang anggota KKB.
“Pada saat aparat gabungan melakukan pengejaran dan penyisiran di Kampung Udigimi, Distrik Bibida juga menemukan satu jenazah lagi sehingga total yang dievakuasi ada dua mayat,” kata Kombes Pol Faizal.
Menurut dia, dari hasil identifikasi diperoleh hasil bahwa salah satu jenazah adalah KKB atas nama Baganiok Murib. “Ya, benar, kami telah berhasil melumpuhkan satu KKB kelompok Undius Kogoya, dan diduga identitasnya sebagai Baganiok Murib,” ujarnya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno menjelaskan bahwa Baganiok Murib merupakan anggota aktif dari KKB Tenius Waker Undius Kogoya yang pada 3 bulan terakhir melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Paniai.
“Kedua jenazah telah berada di RSUD Paniai, dan sore ini jenazah berhasil diidentifikasi diduga bernama Danis Murib alias Baganiok Murib yang merupakan anggota KKB aktif pimpinan Tenius Waker dan Undius Kogoya,” katanya.
Kondisi mayat Baganiok Murib ditemukan berkaus hitam dengan atribut KKB. Dia mengalami luka tembak di dada bagian kanan.
“Baganiok Murib merupakan KKB dari Intan Jaya yang selama 3 bulan terakhir ini aktif melakukan gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Paniai,” ujar Bayu Suseno. (jpg)






