METRO SUMBAR

Ajarkan Agama dan Budaya, Bupati Bangga dengan MIT Al-Falah

1
×

Ajarkan Agama dan Budaya, Bupati Bangga dengan MIT Al-Falah

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, mengaku bangga dengan per­kembangan MIT Alfalah dalam mencetak generasi Qur’ani sesuai Program Pemerintah Daerah untuk menjadikan pendidikan Alquran dan Budaya Alam Minangkabau sebagai muatan lokal yang harus diajarkan di sekolah dasar.

“Kami bercita-cita, setiap siswa setingkat sekolah dasar di Lima Puluh Kota setelah lulus harus hafal Al-Qur’an minimal Juz 30, namun di MIT Al-Falah siswa-siswi yang menginjak kelas 2 dan kelas 3 SD bisa diwisuda hari ini,” puji Bupati Safaruddin saat menghadiri Wisuda Tahfidz dan peresmian Gedung Baru MI Terpadu Al-Falah Tanjung Pati di Jorong Simpang IV Tanjung Pati, Nagari Koto Tuo Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, akhir pekan kemarin.

Selain Bupati dan Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota Irwan, juga ikut hadir dalam kegiatan itu sejumlah kepala OPD di Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk puluhan orang tua dari murid di sekolah yang baru berdiri di tahun 2021.

Baca Juga  Dibuka Menparekraf Sandiaga Uno, Sumarak Ramadhan 2024 Digelar di Masjid Raya Sumbar

Lebih lanjut Bupati Safarudin menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah bangga terhadap MI Terpadu Al-Falah Tanjung Pati yang akan melahirkan generasi muda islami dengan mengaktulisasikan cita-cita orang tuanya.

“Generasi yang tidak diajarkan agama dan budaya, dia akan menjadi sekuler. Maka untuk itu pendidikan hari ini kita tekankan mengajarkan agama dan budaya, sehingga generasi muda mengenal dan merasakan kehidupan sosial yang berlandaskan ilmu dan iman. Mari kita dukung MIT Alfalah untuk melanjutkan pembangunannya mendirikan Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Perguruan Tinggi,”  ajak Bupati Safaruddin.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hayatun Nufus, Nur Akmal mengatakan Inspirasi Pembangunan MIT Al Falah tidak lepas dari cita-cita dan niat dari orang tua kami yaitu Almarhumah Ibu Fatimah Hayatun Nufus, beliau adalah seorang guru Agama Islam. Sebagai Lembaga Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah satu-satunya di Kecamatan Harau dan terletak dekat dengan Ibu Kota Kabupaten, hal ini menjadi peluang besar bagi MI Terpadu Al Falah untuk menjadi sekolah agama terdepan karena animo masyarakat sangat besar untuk Pendidikan agama bagi anak-anak terutama anak usia sekolah dasar.

Baca Juga  Telkomsel Hadirkan Bantuan Sosial dan Layanan Komunikasi di Posko Siaga Bencana

“Alhamdulillah, MI Terpadu Al Falah hadir me­menuhi kebutuhan masyarakat dan peminatnya terus meningkat. Untuk Penerimaan Peserta Didik Baru MI Terpadu Al Falah Tahun Pelajaran 2024/2025, telah ditutup sejak 2 bulan yang lalu, dengan jumlah murid baru sebanyak 62 orang dan penambahan ustadz/ustazah baru sebanyak 4 orang,” ujarnya. (uus)