PDG. PANJANG, METRO–Menyusul dengan masih basahnya lapangan aspal bancahlaweh pasca diguyur hujan semalam, pelaksanaan Shalat Id akhirnya dialihkan ke sejumlah masjid dari semula direncanakan di Lapangan tersebut, Senin (17/6) Salah satunya di Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat. Masjid ini juga merupakan salah satu masjid yang dekat dari Lapangan Bancahlaweh.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Nasrul, S.H, M.Si yang saat itu menyampaikan sambutan wali kota mengatakan, awalnya Pemko telah mengumumkan untuk Shalat Id di Bancalaweh. “Namun berhubung semalam hujan dan mengakibatkan lapangan basah serta melihat cuaca pagi hari yang masih gerimis, kami Pemko mengambil tindakan untuk memindahkan Shalat Id ke masjid-masjid, salah satunya ke Masjid Al Ikhlas ini,” sebutnya.
Nasrul mengungkapkan, walaupun pelaksanaannya dipindah, namun hal ini tidak menyurutkan niat untuk melaksanakan Shalat Id berjamaah. “Dapat kita lihat masyarakat sangat antusias untuk melaksanakan Salat Id di sini. Bahkan ada yang mengembangkan sajadahnya di luar masjid,” katanya.
Ditambahkannya bahwa hari raya kurban ini agar dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan rasa kesetiakawanan dan kepedulian sosial diantara sesama makhluk ciptaan Allah SWT. “Hikmah dari ibadah kurban ini, kata dia adalah didasarkan atas keikhlasan memberikan atau melepaskan sesuatu yg dimiliki sebagai wujud ketakwaan pada Allah SWT,” tambahnya.
Nasrul menyebutkan Ibadah kurban juga memiliki nilai ketakwaan mendalam, peristiwa Nabi Ibrahim AS mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS untuk menaati perintah Allah hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa ibadah kurban merupakan ujian dan untuk keimanan dan ketakwaan.
Pada kesempatan ini, Nasrul juga meminta doa agar warga Kota Padang Panjang yang tengah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Makkah diberikan kesehatan dan menjadi haji mabrur.
Bertindak sebagai Imam pada Shalat Id di Masjid Al Ikhlas Tanah Hitam tersebut, Rika Rahim, S.Pd. I (Guru Pondok Pesantren Thawalib Gunung) dan Khatib, Gusandra Ilham, S.Sy, M.H yang merupakan Guru di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (rmd)






