BERITA UTAMA

Pekerja Tambang Pasir Tewas Tertimbun Longsor

0
×

Pekerja Tambang Pasir Tewas Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini
TEWAS TERTIMBUN— Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap pekerja tambang pasir yang tewas tertimbun longsor.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Tragis. Seorang warga Jorong Gurun, Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tebing saat bekerja di area penambangan pasir, Senin (10/6) sekitar pukul 18.15 Wib.

Korban yang diketahui bernama Wandi Afrizal (54) tertimbun saat melakukan pemuatan tanah secara manual dengan menggunakan cangkul dan sekop ke atas mobil pikal L 300 bersama Yeyen. Tiba-tiba bongkahan tanah jatuh dari atas bukit dan menimpa korban.

Wandi Afrizal pun tertimbun bongkahan tanah longsor sedalam lebih kurang 2 Meter. Rekan kerjanya Yeyen yang mengetahui korban tertimbun, langsung meminta tolong kepada warga sekitar. Peristiwa itu sontak membuat warga terkejut dan langsung beramai-ramai datang ke lokasi untuk mencari korban.

Bahkan, personel Polisi dari Polres Limapuluh Kota, Kodim 0306 50 Kota, BPBD Limapuluh Kota, Pos SAR Limapuluh Kota, mendapatkan informasi lansung menuju lokasi area penambangan pasir Nagari Gurun. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, melalui Kapolsek Harau, AKP Gusmanto, dan Kabag Humas AKP Aurman, membenarkan adanya peristiwa pekerja tambang pasir yang tewas akibat tertimbun tanah longsor.

“Pencarian korban dilakukan dengan menggunakan alat berat, karena material longsoran cukup banyak dan upaya pencarian baru membuahkan hasil sekitar pukul 21.00 WIB. Korban didapat sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Adnan WD Kota Payakumbuh,” ujar AKP Gusmanto, Selasa (11/6).

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Yudi Riva mengatakan, pihaknya mengerahkan lima orang personel ke area penambangan pasir di Nagari Gurun, untuk melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang tertimbun tanah longsor pada senja naas itu.

“Kita mendapat informasi dan langsung bergerak menerjunkan lima orang personil ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Proses pencarian tidak ada kendala dan berlangsung sampai malam,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol mengatakan, setelah mendapat laporan kejadian longsor yang menimbun seorang warga, puhaknya juga menerjunkan personienya agar proses pencarian semakin cepat.

“Kita bersama-sama Polres, Kodim, Pos SAR Limapuluh Kota dan dibantu warga ikut melakukan pencarian dan evakuasi korban,” ungkapnya. (uus)