PADANG, METRO–Sesosok mayat remaja laki-laki berusia sekitar 15 tahun ditemukan mengambang di bawah jembatan aliran Sungai Batang Kuranji, Jalan By Pass Km 09, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Minggu, (9/6) sekitar pukul 11. 55 WIB.
Saat ini belum diketahui penyebab dari kematian remaja laki-laki yang bernasib sangat tragis itu. Namun, ditemukan beberapa luka lebam di bagian tubuhnya seperti bagian punggung hingga perut sebelah kiri.
Selain itu, mayat korban masih mengenakan baju kaos lengan pendek berwarna hitam, serta celana panjang berwarna cream. Polisi yang mendapat laporan adanya penemuan mayat, langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat ke rumah sakit.
Kapolsek Kuranji, Kompol Nazirwan mengatakan, penemuan remaja laki-laki pertama kali diketahui oleh saksi bernama Muhammad Satrio (20) yang bekerja sebagai cleaning servis di Kafe Uje BP yang berada persis dekat jembatan Kuranji.
“Kronologis penemuan mayat, saksi Satrio ingin membuang sampah ikan ke aliran sungai. Kemudian saksi melihat ada sesosok anak laki-laki yang terapung di permukaan air yang diduga sudah meninggal dunia,” ungkap AKP Nazirwan.
Ditambahkan AKP Nazirwan, saksi yang kaget dan ketakutan dengan temuannya itu, langsung memberitahukan kepada saksi lainnya bernama Farlan (40) dan Patyudin (66). Kemudian mereka berinisiatif untuk melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kuranji yang langsung dianggapi dengan mendatangi langsung lokasi penemuan.
“Sekira pukul 12.47 WIB, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Padang datang untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk proses lebih lanjut,” ujar AKP Nazirwan.
AKP Nazirwan menuturkan, mayat yang ditemukan itu mulanya tidak diketahui identitasnya. Namun, pada pukul19.00 WIB, pihak yang mengaku sebagai keluarga korban mendatangi Polsek Kuranji untuk menjemput mayat korban.
“Setelah magrib tadi, keluarga korban mendatangi Polsek Kuranji dan ingin membawa mayat korban. Keluarga tersebut mengatakan bahwa korban berinisial AF yang merupakan siswa salah satu SMP di Kota Padang,” ungkapnya.
Selain itu, ungkap AKP Nazirwan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban dengan memintai keterangan saksi-saksi dan melakukan visum terhadap jenazah korban. “Penyebab kematian korban masih kami selidiki,” tutupnya. (brm)






