METRO PADANG

Dirut PT Semen Padang Serahkan Rumah Bantuan TMMD

0
×

Dirut PT Semen Padang Serahkan Rumah Bantuan TMMD

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN KUNCI RUMAH— Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyerahkan rumah bantuan melalui program TMMD ke-120 kepada Bupati Tanahdatar Eka Putra, disaksikan Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Jumat (7/6) lalu, di di Jorong Pematang Tinggi, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Sungai Tarab. ist

TANAHDATAR, METRO–Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra me­nye­rah­kan rumah bantuan m­e­lalui Program TNI Manunggal Mem­bangun Desa (TMMD) ke 120 Tahun 2024 di Wilayah Kodim 0307/Tanah Datar di Jorong Pematang Tinggi, Nagari Koto Tuo, Keca­matan Sungai Tarab, Kabupaten Ta­nah Datar, Jumat (7/6) lalu.

Penyerahan tersebut dilaku­kan usai Upacara Penutupan TMMD ke 120 Tahun 2024 di Wila­yah Kodim 0307/Tanah Datar di La­pangan Amphibi, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar yang ditandai pengguntingan pita oleh Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo yang didampingi Dirut PT Semen Pa­dang Indrieffouny Indra, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo, Kapolres Tanah Datar AKBP Derry Indra dan Wali Nagari Koto Tuo Ismet. Sebelumnya, dilakukan se­re­monial penyerahan kun­ci dari Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra ke Bupati Tanah Datar Eka Putra, dan selanjutnya diserahkan ke pemilik ru­mah Nelirismen dan Yulia Elfita.

Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan, PT Semen Padang sebagai anak perusahaan dari SIG senantiasa berkomitmen menjalankan kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berdasarkan aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian BUMN dengan landasan 4 pilar, yaitu pilar ekonomi, pilar sosial, pilar lingkungan, dan tata kelola. Ke empat pilar tersebut bertujuan untuk me­ning­kat­kan kualitas dan ke­se­jah­teraan masyarakat, yang sejalan dengan tujuan pelaksanaan TMMD.

Pria yang akrab disapa Arif tersebut menjelaskan, rumah bantuan dari PT Semen Padang yang diserahkan hari ini berukuran tipe 36, dengan satu kamar tidur dan satu kamar mandi, kuda-kuda kayu dan atap seng, sementara material dindingnya menggunakan Sepablock (Semen Padang bata interlock) yang merupakan inovasi dari PT Semen Padang dengan memiliki keunggulan dari produk sejenis seperti dapat memangkas Waktu pembangunan, menghemat biaya lebih murah dan ramah gempa.

“Ini merupakan sebagai bentuk dukungan dan peran aktif PT Semen Padang pada kegiatan TMMD ke 120 Kodim/0307 Tanah Datar tahun anggaran 2024, kita berharap rumah ini bermanfaat dalam upaya peningkatan kenyamanan, kesehatan dan taraf hidup penghuninya. Selain membangunkan rumah warga dari tidak layak huni menjadi layak huni, PT Semen Padang juga mem­berikan bantuan semen untuk Program TMMD ini,” katanya.

Arif berharap dukungan semua pihak, baik dari pemerintah dan masya­rakat Tanah Datar terha­dap PT Semen Padang sebagai perusahaan BUMN, karena kontribusi perusahaan kepada negara selaras dengan keuntungan perusahaan jika keuntungan meningkat maka kontribusi akan bertambah, begitu juga sebaliknya. Dukungan itu dapat dilakukan dengan tetap menggunakan produk-produk Semen Padang dalam pem­bangunan Kabupaten Ta­nah Datar.

“Jadi, mohon dukungan dari masyarakat dan Pemko Tanah Datar agar PT Semen Padang terus bisa berkontribusi lebih banyak lagi kedepannya. Karena, PT Semen Padang ini adalah perusahaan BUMN di bawah SIG yang siap mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Datar de­ngan produk semen yang mengutamakan jaminan mutu dan kekuatan,” katanya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra usai penyerahan rumah dari PT Semen Padang mengatakan, pihaknya me­ngucapkan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk PT Semen Padang yang turut serta menyukseskan Program TMMD di Kabupaten Tanah Datar.

“Saya apresiasi kepada TNI-Polri, dalam keadaan bencana yang melanda Kabupaten Tanah Datar tetapi Program TMMD ini alhamdulillah bisa diselesaikan dengan baik, ini sesuatu yang luar biasa. Saya sudah turun langsung ke lapangan, melihat pembangunan rumah bagi warga kami, juga dan kegiatan non fisik yang dilakukan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo mengatakan, da­lam kegiatan TMMD ini pihaknya menurukan 190 orang, yang terdiri dari 150 dari Satgas di seluruh jajaran Kodam 1 Bukit Barisan dan 40 dari masyarakat, yang berlangsung selama satu bulan ini. Menurutnya, TTMD di Tanah Datar ini terselenggara dengan bersatu padunya komponen bangsa yang dilaksanakan secara bahu membahu dan gotong royong.

“Ini merupakan perwujudan dari Dharma Bhakti TMMD dalam mewujudkan percepatan pembangunan wilayah di Tanah Datar. TMMD ini di samping me­lak­sanakan pembangunan fisik dan non fisik, juga melaksanakan pembangunan dengan sasaran tambahan program-program Kepala Staf Angkatan Darat yang meliputi, TNI manunggal air, penurunan stunting, penanaman pohon serta program ketahanan pangan, serta optimalisasi lahan pertanian dan pompanisasi,” katanya.

Brigjen Wahyu Eko Pur­nomo juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, masyarakat dan Satgas yang telah bersama-sama, bahu membahu selama satu bulan melaksanakan kegiatan TMMD ke 120 hingga selesai dengan aman dan damai.

Rumah yang diserahkan oleh PT Semen Padang tersebut merupakan milik Nelirismen dan istrinya Yulia Elfita. Nelirismen diketahui bekerja sebagai buruh serabutan untuk menghidupi keluarga, sementara Yulia Elfita membuka usaha warung untuk menambah penghasilan suaminya tersebut. Pasangan ter­sebut, memiliki dua anak yang bernama Suci Safitri saat ini bekerja sebagai honorer di salah satu sekolah dasar dan Dani yang baru menamatkan SMA.

Nelirismen didampingi istrinya mengaku bersyu­kur atas bantuan PT Semen Padang melalui Program TMMD ke 120 Kodim 0307/Tanah Datar ini. “Alhamdulillah kami bersyu­kur terpilih untuk mendapatkan bantuan dari program TMMD. Ini merupakan anugerah bagi kami sekeluarga dan bisa kami tempati dengan nyaman. Semoga PT Semen Padang semakin maju kedepannya,” katanya.

Diketahui, sebelumnya Nelirismen sekeluarga me­nem­pati rumah non permanen yang jauh dari kata layak huni. Rumah tersebut langsung menjadi warung yang menjadi tempat usaha istrinya tersebut. Rumah yang ia tempati saat ini sudah dihuni lebih ku­rang selama 24 tahun. “Rumah ini telah kami huni selama 24 tahun, sejak anak pertama kami Suci Safitri lahir,” kata dia. (ren/rel)