SOLOK, METRO–Pemko Solok serius mengembangkan tanaman hortikultura. Upaya dengan metode budidaya pertanian modern, kegiatan bercocok tanam seperti sayuran, buah ataupun tanaman hias yang menggunakan lahan dari kebun atau pekarangan rumah sebagai tempatnya.
Pemko Solok kembali gencarkan pengembangan pasar dan potensi hortikultura khususnya tanaman hias Kota Solok. Potensi yang dimiliki Kota Solok bisa digali dan dioptiralkan pemantaatannya menjadi lebih benilai ekonomis.
Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menyebut, di Kota Solok potensi holtikultura cukup tinggi, khususnya tanaman obat-obatan seperti sereh wangi, dan tanaman hias seperti krisan, yang cukup populer menghiasi kawasan Agrowisata Batu Patah Payo.
“Apalagi tanaman hias memiliki peminat yang sangat besar. Menurutnya, tanaman hias memiliki potensi yang sangat besar dalam pasar global. Sistem digital menjadi cara baru untuk menciptakan tukar menukar pasar yang lebih baik.” Jelas Ramadhani.
Pemko Solok menurutnya akan terus mendorong dinas terkait untuk menciptakan inovasi guna mengangkat kesejahteraan petani. Inovasi tersebut bisa mengambil peran dalam mendukung pengembangan tanaman hias.
la meminta dinas terkait untuk memberikan pembinaan berkesinambungan kepada petani, karena produk yang dihasilkan adalah produk yang sudah jelas pasarnya. Semua elemen harus bergerak partisipatif dan komitmen dalam menjawab setiap hambatan atau tantangan, jika ingin menjadikan Kota Solok sebagai trader untuk semua sumber daya alam yang dimiliki.
“Petani harus optimal memproduksi tanaman hias yang berkualitas standar internasional, perbankan harus berani berinvestasi di usaha tani, karena peluang pemasarannya sangat besar. Di samping itu OPD terkait juga harus bisa memberikan spirit dan atensi, kita harus mampu saling mendukung,” tukasnya. (vko)






