AGAM/BUKITTINGGI

Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, BNPB Lakukan Normalisasi Sungai

0
×

Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, BNPB Lakukan Normalisasi Sungai

Sebarkan artikel ini
Kolonel Heri Setiono, Tim Ahli BNPB

BUKITTINGGI, METRO–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama berbagai unsur terkait akan mendirikan posko khusus untuk melakukan normalisasi sungai di aliran sungai di Gunung Marapi tempatnya di Kapalo Koto, Nagari atau Desa Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam,

Tim Ahli BNPB Kolonel Heri Setiono di Lubuk Basung, Rabu (29/5) mengatakan, normalisasi yang akan dilakukan meliputi reposisi batu, pengeboran dan puncaknya adalah pemecahan batu oleh tim ahli.

“Proses pemecahan batu akan dilakukan oleh tenaga ahli dari berbagai bidang, termasuk ahli ge­ologi, PT Semen Padang, TNI, Polri, dan ahli lainnya,” katanya rapat gabungan di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi.

Baca Juga  Bupati Agam Kukuhkan Pengurus PWRI Agam Cabang Satu

Ia mengatakan peme­cahan batu yang dilakukan merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang bertujuan untuk me­lindungi masyarakat dari potensi bencana banjir lahar dingin di masa depan.

Tim akan memilih metode yang pa­ling aman dalam proses pemecahan batu. Sesuai dengan pemetaan melalui drone, area dengan radius 500 meter dari lokasi pemecahan harus steril dari masyarakat.

“Langkah ini diambil untuk menghindari potensi bencana akibat gelondongan batu yang mungkin jatuh ke bawah dan pemecahan batu ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap,” katanya.

Baca Juga  Agam Juara Jambore PKK Sumbar

Sementara Tim Ahli dari PT Semen Padang Mai­lendra mengatakan ada lima batu yang berdasarkan hasil survei layak untuk di-resizing.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Dam­pak dari proses pemecahan telah dimitigasi sesuai rekomendasi dari para ahli,” katanya.

Ia menambahkan bakal diadakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk memberikan pemahaman mengenai proses dan tujuan dari kegiatan ini.

Dengan cara itu diha­rapkan kegiatan normalisasi sungai ini dapat berjalan lancar dan aman, serta mencegah terjadinya bencana yang lebih besar di kemudian hari. (pry)