PARIAMAN, METRO – Pemko Pariaman jalin Momerandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat (Poltekpel Sumbar) tentang pengembangan SDM di Bidang Pelayaran. Nota kesepakatan kerjasama atau MoU tersebut ditandatangani oleh Walikota Pariaman Genius Umar beserta Direktur Poltekpel Sumbar Rivolindo di ruang rapat Walikota Pariaman, kemarin.
Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan bahwa ini adalah suatu momentum yang sangat baik bagi Kota Pariaman untuk membuktikan bahwa Pemko Pariaman sangat konsen di bidang pendidikan terutama di bidang pelayaran. Kerjasama ini merupakan bagian dari program kerja RPJMD Kota Pariaman tahun 2019 – 2023, yang mengacu kepada program Satu Rumah Satu Sarjana yang telah dicanangkan oleh Pemko Pariaman,” terangnya.
Melalui program Satu Rumah Satu Sarjana yang sudah dimulai sejak tahun 2018 yang lalu, selain kerjasama dengan Poltekpel Sumbar, Pemko Pariaman juga telah menjalin kerjasama MoU dengan Politeknik Negeri Padang (PNP) dan Politeknik ATI Padang .
Pada tahun 2019 ini ada beberapa mahasiswa kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di PNP dan Politeknik ATI Padang yang biaya pendidikannya ditanggung oleh Pemko Pariaman sampai tamat.
Di samping itu, lanjut genius, ada sekitar 600 (enam ratus) orang masyarakat atau nelayan yang dikirim untuk mengikuti diklat keterampilan laut (short course) di Poltekpel Sumbar ini dan insyaallah akan menyusul 200 (dua ratus) orang lagi pada bulan ini.
“Berarti ada sekitar 800 (delapan ratus) orang nelayan dan pemuda Kota Pariaman yang dikirim untuk mengikuti pelatihan di Poltekpel Sumbar, ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Kota Pariaman,” ungkapnya.
Genius berharap semoga dengan kerjasama MoU antara Pemko Pariaman dengan Poltekpel Sumbar ini dapat menjadi solusi dalam mengurangi angka pengangguran, meningkatkan produktiftas serta kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman.
Sementara itu, Direktur Poltekpel Sumbar Rivolindo mengatakan bahwa keberadaan Poltekpel Sumbar ini merupakan wujud dari kepedulian pemerintahan pusat untuk membangun daerah.
“Poltekpel Sumbar mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pelatihan di Bidang Pelayaran pada jenjang pendidikan dan pelatihan kelautan tingkat dasar dan menengah sesuai standar dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” terangnya.
Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 05 Tahun 2018 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. Politeknik Pelayaran Sumatera Barat merupakan unit pelaksanan teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan.
Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa hal yang akan kita lakukan, dalam waktu dekat, pemerintahan pusat akan melakukan sosialisasi tentang pendaftaran taruna se-Indonesia dan untuk Poltekpel Sumbar sendiri mendapat jatah sebanyak 100 orang (taruna).
“Poltekpel Sumbar ini bukan sekolah militer tapi sipil akan tetapi pola pendidikannya membentuk kedisiplinan dan kekuatan mental, karena untuk menjadi pelaut kalau tidak disiplin dan bermental kuat baru setengah hari berlayar nanti sudah minta pulang,” kata dia.
Ia berharap semoga pemerintah daerah khsusunya Pemko Pariaman bisa membaca peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan dari kerjasama ini, semoga terwujud SDM masyarakat di Kota Pariaman yang sejahtera.
“Sesuai dengan visi dan misi Poltekpel Sumbar ialah mewujudkan SDM di bidang pelayaran yang unggul, profesional, benilai tambah dan berkarakter,” tutupnya.
Turut hadir Wakil Direktur Poltekpel Sumbar beserta jajaran, seluruh pimpinan OPD dan Kepala Sekolah SMA/SMK se Kota Pariaman. (efa)





