METRO SUMBAR

Thiago Motta Tinggal Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Juventus

0
×

Thiago Motta Tinggal Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Juventus

Sebarkan artikel ini
PELATIH BARU— Pelatih Bologna, Thiago Motta selangkah lagi menjadi pelatih Juventus.

ITALIA, METRO–Bursa transfer musim panas 2024 nampaknya diramaikan oleh kepindahan banyak pelatih.

Setelah memecat Massimiliano Allegri, Juventus dikabarkan segera meresmikan Thiago Motta sebagai pelatih baru.

Informasi ini diungkap oleh jurnalis sepak bola ternama, Fabrizio Romano. Fabrizio mengungkap informasi ini melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya pada Kamis (23/5).

“HERE WE GO! Thiago Motta ke Juve, kesepakatan akan ditandatangani setelah proses formal selesai,” ungkap Fabrizio Romano.

Thiago Motta dikabarkan telah memberitahu klub yang dilatihnya saat ini, Bologna, soal keputusan untuk pindah.

Fabrizio menyebut bahwa pelatih asal Italia itu akan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.

“Sang pelatih telah menginformasikan kepada Bologna mengenai keputusannya untuk meninggalkan klub setelah menjalani musim yang fantastis, seperti yang sudah diperkirakan. Thiago Motta sekarang akan masuk sebagai pelatih kepala Juventus yang baru dengan kontrak yang berlaku hingga Juni 2027.”

Kepergian Motta juga telah dikonfirmasi oleh Bologna. Melalui situs resmi klub, Bologna me­nyam­paikan rasa terima kasih atas pekerjaan luar biasa Motta.

“Pagi ini, Thiago Motta mengatakan kepada klub bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya dengan Bologna FC 1909,” tulis Bologna dalam keterangan resmi.

“Setelah diberitahu tentang keputusannya, klub ingin berterima kasih kepada Thiago atas pekerjaan luar biasa yang telah ia lakukan selama berada di sini dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan.”

Musim 2023/24 memang menjadi musim yang fantastis bagi Thiago Motta dan Bologna. Musim ini Bologna berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir Serie A dan dipastikan dapat berlaga di Liga Champions musim depan.

Bologna berhasil finis di atas Juventus yang menempati peringkat empat klasemen akhir. Meski sama-sama mengumpulkan 68 poin, Bologna unggul defisit gol sehingga membuat mereka berhak finis di posisi ketiga. (jpg)