METRO SUMBAR

Putusnya Ruas Jalan Pengaruhi Jumlah Transaksi di Padang Panjang

0
×

Putusnya Ruas Jalan Pengaruhi Jumlah Transaksi di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Putra Dewangga, S.S, M.Si

PDG. PANJANG, METRO–Terputusnya beberapa ruas jalan akses ke Kota Padang Panjang turut mem­beri dampak terhadap me­nurunnya jumlah transaksi. “Secara umum per­kem­bangan harga di Kota Pa­dang Panjang tidak ba­nyak berpengaruh, namun ada penurunan transaksi selama tanggap darurat ini di Padang Panjang terutama di Pasar Pusat, Pasar Kuli­ner dan Pasar Sayur Bukit Surungan,” ungkap Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si usai mengikuti Rakor Pe­ngendalian Inflasi Daerah, Senin (20/5) di Ruang VIP Balai Kota.

Dikatakannya, putus­nya akses beberapa jalur ini membuat tranportasi bertambah jauh dan berdampak terhadap penurunan daya beli.

Ditambahkannya, selama masa tanggap darurat ini, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si meminta OPD terkait agar melakukan inventarisasi terkait inflasi di Pa­dang Panjang

“Sejak 13 Mei kita su­dah edarkan suratnya kepada OPD terkait, sesuai pesan pimpinan ini perlu dilakukan analisis sederhana. Mudah-mudahan hal tersebut tidak berpenga­ruh yang besar bagi pere­konomian di Pa­dang Panjang,” harapnya.

Sementara per­kem­ba­ngan inflasi pada April 2024 di Padang Panjang yaitu 3,70% yoy (year on year-red) sedangkan secara bulanan diangka 0,22% mtm (month to month-red).

Ditambahkanya, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Padang Panjang untuk minggu ketiga Mei 2024 adalah 2,5 atau berfluktuasi sedang. Komoditi utama yang berkontribusi untuk fluktuasi ini adalah cabai merah, daging ayam ras dan bawang merah

“Secara umum harga-harga 48 komoditi relatif stabil. Fluktuasi terjadi pada delapan komoditas, dua mengalami kenaikan dan enam komoditas me­ngalami penurunan harga,” jelasnya. (rmd)