” Saya mintak ketua komite baru Rasyidin bisa bertanggung jawab atas keterangannya, jika tidak jalur hukum solusi terakhir,” tegas Radinin.
PESSEL METRO
Kepala Sekolah SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan Radinin angkat bicara atas dugaan penyelewengan dana komite sekolah SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan.
Dikonfirmasi Posmetro, Jumat (17/5/2024) menegaskan apa disampaikan ketua komite, tentang dana komite sebesar Rp. 10.200.000 diselewengkan tidak benar.
” kita siap buka semua terang benderang, dan tidak ada sedikit pun yang saya akan tutupi” tegas Radinin.
Bahkan, sebelumnya pihaknya telah mengadakan rapat bersama seluruh jajaran sekolah dihadiri Wakil Sarana Prasarana, Wakil Kesiswaan, Wakil Kurikulum, Bendahara Komite, Bendahara Komite lama. Namun, ketua komite baru Rasyidin tidak hadir dengan alasan sibuk.
Dan, dalam pertemuan tersebut juga saya hadirkan rekan – rekan media. Agar, semua tidak ada yang ditutupi, seperti apa disampaikan ketua komite baru Rasyidin, ” sambung nya.
Lebih lanjut Radinin, pembayaran yang dilakukan oleh bendahara yang lama telah sesuai dengan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Sumbangan dari Komite SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan tahun anggaran 2023/2024. Yang mana uang sepuluh juta dua ratus ribuan rupiah (Rp 10.200.000).
Dengan rinciannya, untuk pembayaran honor wali kelas, honor wakil kepala, panitia kegiatan, bendahara komite langsung membayarkan uang tersebut kepada yang bersangkutan, bukan melalui kepala sekolah yang dituduhkan oleh Rasyidin ketua komite baru, jelas Radinin didampingi Bendahara Mega Putri.
Ia berharap pada ketua komite baru Rasyidin bisa segera meralat keterangan nya pada media, dan bertanggung jawab atas hal itu. ” Jika, tidak tidak tertutup kemungkinan jalur hukum solusi terakhir. Karena nama saya telah dicemarkan,”. Tekuknya ( Rio)






