PADANG, METRO–Perpisahan siswa, guru dan karyawan purnabakti “Gala Swara Esemka 2 ‘24″ SMK Negeri 2 Padang, sebanyak 488 siswa dari 6 jurusan, pada hari Rabu (8/5). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Padang itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang diwakilkan kepada Kabid PSMK, Ariswan.
Ketua Alumni Ikaspa diwakili oleh Rusdi, mengatakan pada hari kita melaksanakan perpisahan siswa- siswi kelas XII dan kami juga menerima siswa tersebut untuk menjadi keluarga besar sebagai alumni.
“Dengan kegiatan ini semoga alumni bisa berjaya dikemudian hari nanti, jaga nama almamater, dimanapun kita berada kita harus berguna,” ungkap Rusdi.
Disebutkan Rusdi, pada siswa yang tamat hari ini bisa menjadi lebih sukses lagi. Jangan puas diri dulu. Selalu menambah ilmu yang lebih tinggi lagi untuk bisa melanjutkan bekerja, wira usaha, “Kita tamat SMK ini bukan akhir di pendidikan, tetapi awal untuk menatap masa depan menuju untuk bekerja atau membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Kepala SMKN 2 Padang, Sahfalefi,M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan perpisahan siswa, guru dan karyawan purnabakti Gala Swara Esemka 2 ‘24″ The Golden Generation untuk memberikan spirit kepada siswa. Dengan begitu mereka bersemangat setelah ini dan beraktivitas dengan tujuan utama SMK adalah untuk menuju berkerja atau membuka lapangan kerja. “Sekolah ini adalah sekolah bisnis,’ tegas Sahfalefi.
Lebihjauh dikatakan Sahfalefi , SMKN 2 Padang adalah sekolah pencentak pengusaha. Selain itu bagi yang melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri, dan setelah kita didik di SMK maka hari ini kita lepaskan ke masyarakat yang telah diterima oleh alumni.
“Mudah – mudahan bisa memberikan kebaikan buat masyarakat dengan bisa membuka lapangan pekerjaan dan bisa diterima di perusahaan perdagangan dan lainnya,’ ujarnya.
“Himbau kita kepada siswa yang telah tamat ini untuk bisa ulet bekerja dan mengambil kesempatan kerja di luar Kota Padang, Palau Sumatera, Palau Jawa dan seluruh Indonesia maupun Luar Negeri, kepada siswa – siswi kami tetap berbakti kepada nusa dan bangsa untuk membangun negeri,” tambahnya Sahfalefi.
Sementara Kabid PSMK, Ariswan kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat pada acara perpisahan mengatakan siswa kelas XII yang telah menjadi Alumni, dan kami berharap akan segera dapat merealisasikan apa yang sudah di pelajari selama 3 tahun. Bahwa SMK itu kurikulumnya 30 parsen untuk teori dan 70 parsen untuk praktek, jadi artinya siswa kita sudah disiapkan untuk siap bekerja dan siap wira usaha.
Oleh sebab itu harapan kami alumni ini segera mendapatkan kerja yang layak atau membuka lapangan kerja dan yang ingin melanjutkan kuliah dengan mandiri dengan biaya sendiri. Kepada guru dan kepala sekolah untuk selalu memantau dan menelusuri berapa yang telah bekerja atau yang membuka lapangan kerja. “Tamatan sekarang ini sudah tidak ada lagi ujian akhir, besar kesempatan kepada Kelas XII menyiapkan dirinya untuk masuk dunia kerja dengan menguasai bahasa asing,” tuturnya. (ped)






