OLAHRAGA

Real Madrid vs Bayern Munchen, Habis-habisan di Santiago Bernabeu!

0
×

Real Madrid vs Bayern Munchen, Habis-habisan di Santiago Bernabeu!

Sebarkan artikel ini
DUEL— Duel Bayern Munchen VS Real Madrid saat bertanding pada leg 1 Semifinal UCL 2023/2024 di Allianz Arena, Rabu (1/5) dini hari WIB. Hasil imbang 2-2 tersaji pada akhir laga tersebut.

Dua tim terbaik Eropa yaitu Real Madrid dan Ba­yern Munchen akan siap tampil habis-habisan saat bentrok di leg kedua babak semifinal Liga Champions (UCL) 2023/2024 di Stadion Santiago Bernabeu (kandang Real Madrid), Kamis (9/5) dini hari WIB.

Laga ini bakal sengit mengingat saat ini agrerat kedua tim masih seimbang 2-2 saat bermain di Allianz Arena (markas Bayern) sepekan yang lalu. Selain itu, laga ini juga jadi penentu siapa yang berhak lolos final Liga Champion 2024. Namun, situasi imbang yang terjadi di leg 1 di Allianz Arena lalu membuat baik Los Blancos maupun Die Roten sama-sama ma­sih punya asa. Apalagi, tidak ada lagi aturan agresivitas gol tandang.

Namun, Madrid punya keuntungan tersendiri ka­rena memainkan leg 2 semifinal Liga Champion di kandang sendiri. Rekor apik membayangi Los Blancos.

Dari 3 kesempatan terakhir (6 laga), sang juara UCL 14 kali tercatat 3 kali beruntun mampu melewati Bayern di fase knockout, terhitung sejak 2013/2014, 2016/2017, dan 2017/2018. Bedanya, dalam 3 kesempatan itu, Madrid sudah unggul di leg pertama.

Baik Real Madrid maupun Bayern Munchen sama-sama pernah melalui fase knockout UCL dengan kondisi imbang di leg pertama. Hal ini terjadi pada babak 8 besar lalu. Los Blancos menyingkirkan Man­chester City meski imbang 3-3 di Santiago Ber­nabeu pada leg pertama. Demikian pula, Bayern menyegel tempat di semifinal dengan menaklukkan Arsenal usai imbang 2-2 di Emirates.

Bayern Munchen ber­tekad mengulang sejarah 2011/2012 silam, saat melenggang ke final UCL usai menjalani semifinal leg 2 di Santiago Bernabeu. Hanya, situasi berbeda. Ketika itu, Die Roten memimpin 2-1 di leg pertama, lalu memaksakan adu penalti di stadion keramat Real Madrid.

Jika ada kesamaan lain dengan kejadian 12 tahun silam, hal itu adalah kondisi Die Roten.Bayern datang ke Bernabeu 2011/2012 usai kehilangan gelar Bundesliga Jerman yang jatuh ke tangan Borussia Dortmund. Saat ini pun sama, Die Roten dipastikan telah melepaskan gelar liga domestik ke tangan Bayer Leverkusen.

Baca Juga  Manager Meeting Bersama PT LIB, Liga 2 Rencana Mulai 27 Agustus 2022

Tentu Bayern bakal tam­pil habis-habisan, me­ngingat Liga Champion saat ini jadi pertaruhan gelar terakhir musim 2023/2024. Jika sampai kalah, dipastikan Die Roten akan mengakhiri musim tanpa tambahan piala. Lebih buruk, pelatih Thomas Tuchel bisa saja langsung dipecat.

Aura positif memba­yangi Real Madrid jelang duel leg 2 semifinal UCL 2023/2024 melawan Bayern Munchen. Pasalnya, kubu Los Merengues baru saja memastikan gelar LaLiga Spanyol ke-36, usai me­nang 3-0 atas Cadiz akhir pekan lalu.

Torehan teranyar kini membuat Madrid bisa tam­pil lepas. Di sisi lain, Los Merengues jelas belum puas. Pelatih Carlo Ancelotti menekankan pihaknya berupaya melupakan sejenak keberhasilan juara LaLiga. Sang entrenador menegaskan bahwa ambisi besarnya ialah mengantarkan Madrid ke final se­kaligus menuntaskan misi gelar decimoquinto (ke-15).

“Kami ingin memainkan final lainnya di London (final UCL di Wembley). Semua fans menginginkannya,” kata Don Carlo dilansir dari situs web klub.

“Penting untuk mengendalikan euforia karena tujuan pada hari Rabu (Kamis waktu Indonesia) sangat penting,” tambah mantan pelatih Bayern itu.

Terlepas dari hal itu, Madrid sejauh ini menatap laga leg 2 semifinal UCL dengan tren hasil positif. Los Merengues belum ter­kalahkan dalam 20 pertan­dingan beruntun. Torehan tersebut nyaris menyamai rekor 21 laga beruntun nir-kalah periode September 2023-Januari 2024.

Sepanjang musim 2023/2024, Madrid juga baru 2 kali kalah, yaitu semuanya oleh rival sekota, Atletico Mad­rid.

Sementara itu, situasi kurang ideal justru dialami Bayern Munchen. Pekan lalu, The Bavarian menderita kekalahan 3-1 dari Stuttgart di Liga Jerman. Namun, pelatih Thomas Tuchel menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit.

Baca Juga  MU Siapkan Gaji Besar Bagi Grealish

“Kami akan segera me­nekan tombolnya seka­rang. Kami perlu memberikan performa yang sama seperti yang kami lakukan Selasa lalu (di leg 1, Rabu waktu Indonesia) dan memanfaatkan peluang yang ada,” kata Tuchel dilansir dari laman klub.

Di leg 1 lalu, Bayern Munchen menjadi yang superior daripada Real Madrid. Die Roten menguasai 52 persen ball possesions dan menciptakan 14 tembakan (5 on target). Sebaliknya, Madrid melepaskan 10 tembakan (4 on target).

Hanya saja, sektor belakang masih jadi catatan, mengingat Bayern kebo­bolan 2 gol melalui kesalahan barisan bek. Hal ini ditekankan oleh Manuel Neuer, kiper veteran Die Roten, tak boleh terulang lagi di markas Real Madrid.

“Kami sangat berbahaya dengan serangan balik. Namun kita harus lebih kejam. Ini akan menjadi final di Bernabéu,” terang Neuer.

Real Madrid bisa menurunkan seluruh pemain terbaiknya, termasuk memasang Jude Bellingham, Rodrygo, dan Vinicius Ju­nior di barisan serang. Toni Kroos bisa kembali dipasang di barisan tengah. Hanya saja, Los Blancos masih meragukan kondisi Aurelien Tchouameni yang absen di laga terakhir.

Sebaliknya, kepinca­ngan skuad masih menerpa kubui Bayern. Memang, Kingsley Coman dan Matthijs de Light sudah kembali berlatih meski masih diragukan apakah bisa langsung tampil atau tidak. Sisanya, Bayern masih me­ngandalkan Harry Kane, Jamal Musiala, hingga Leroy Sane di barisan serang. (*/rom)

Prediksi
Susunan Pemain
Real Madrid (4-3-1-2): Andriy Lunin; Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Nacho Fernandez, Ferland Mendy; Federico Valverde, Eduardo Camavinga, Toni Kroos; Jude Bellingham; Rodrygo, Vinicius Jr.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Bayern Munchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Alphonso Davies, Kim Min-jae, Dayot Upamecano, Joshua Kimmich; Leon Goretzka, Konrad Laimer; Jamal Musiala, Thomas Muller, Leroy Sane; Harry Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.