PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bupati Kukuhkan Pengurus FK-KPAN, Tingkatkan Perlindungan Terhadap Anak

0
×

Bupati Kukuhkan Pengurus FK-KPAN, Tingkatkan Perlindungan Terhadap Anak

Sebarkan artikel ini
KUKUHKAN—Bupati Safaruddin bersama Ketua TP-PKK Poto bersama usai mengukuhkan FK-KPAN.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Dalam rangka me­ning­katkan perlindungan terhadap anak, Bupati Lima­puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melakukan Pengukuhan Pengurus Forum Koordinasi Kelompok Perlindungan Anak Nagari (FK-KPAN) periode 2024-2029 di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Senin (6/5).

Selain Pengukuhan Pe­ngurus Forum Koordinasi Kelompok Perlindungan Anak Nagari (FK-KPAN) periode 2024-2029, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan rapat tim gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA). Hadir pada kesempatan tersebut Forkopimda, Program Manager Cocoa Yob Char­les, Koordinator Save The Children Wilayah Sumbar Rikson Simanjuntak, Kepala dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberda­ya­an Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Wilda Reflita, Kepala Perangkat Daerah yang tergabung dalam Tim Gugus Kabupaten Layak anak serta para Pengurus Forum Koordinasi Kelompok Perlindungan Anak Nagari (FK-KPAN) periode 2024-2029.

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan bahwa untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak perlu dibentuk kelompok perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat yang terkoordinasi untuk mencapai perlindungan anak sebagai ujung tombak. “Alhamdulillah FK-KPAN telah terbentuk dan ditetapkan. Diharapkan nantinya dapat mendo­rong pengembangan Ke­lompok Perlindungan Anak Nagari (KPAN) disetiap Nagari sehingga Ka­bupaten Limapuluh Kota layak anak dapat terwujud,” ucapnya.

Bupati Safaruddin juga berharap FK-KPAN periode 2024-2029 yang dike­tuai oleh H.Usman dapat memberikan kontribusi aktif dan bersinergi de­ngan pemerintah daerah untuk meningkatkan u­paya perlindungan terhadap anak. “Terimakasih kita ucapkan kepada semua pihak yang terkait, terlebih kita sangat mengapresiasi Program Manager Cocoa serta yayasan Save The Children Wila­yah Sumbar yang telah bekerjasama dengan Ka­bupaten Limapuluh Kota dalam membentuk KPAN baik di Nagari maupun di tingkat Kabupaten,” se­butan Bupati.

Sementara itu, Kepala dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Be­rencana Pemberda­yaan Perempuan dan Per­lin­dungan Anak (DPPKBPPPA) Wilda Reflita dalam smbutannya me­ngatakan kasus kekera­san terhadap perempuan dan anak su­dah sangat memprihatinkan dan para korban tentu saja membutuhkan pe­na­nga­nan secara khusus. “Alhamdulillah sudah 35 Kelompok Perlindungan Anak Nagari telah dibentuk. Mudah mudahan pada penilaian KLA tahun ini kita menjadi Kabupa­ten layak anak tingkat Ma­dya,” harapnya. (uus)