BERITA UTAMA

2 Kendaraan Tertimbun Longsor di Sitinjau Lauik, Akses Jalan Padang-Solok Sempat Putus Total

1
×

2 Kendaraan Tertimbun Longsor di Sitinjau Lauik, Akses Jalan Padang-Solok Sempat Putus Total

Sebarkan artikel ini
LONGSOR— Longsor yang terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

PADANG, METRO–Jalan lintas Padang-Solok sempat putus total akibat bencana tanah longsor di kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada, Selasa, (7/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut disebabkan oleh hujan deras yang terjadi di sana.

Akibat bencana itu, ja­lan tidak bisa dilalui kendaraan. Mendapatkan laporan tersebut, berbagai stakeholder terkait, BPBD Provinsi Sumbar, serta Kota Padang, dan instansi lainnya segera ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor.

Dalam peristiwa itu, satu unit mobil terseret longsor dan dilaporkan ada dua orang pengendara sepeda motor yang diduga suami-isteri yang tertimbun saat melewati jalan tersebut. Hanya saja, belum ada data pasti adanya pengendara motor yang tertimbun longsor di sana.

Baca Juga  Bawa Struk Belanja, Konsumen Bisa dapat Pengembalian Kelebihan Bayar PPN 12 Persen

Namun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pa­dang, Hendri Zulviton, saat dihubungi POSMET­RO, mengatakan bahwa informasi tentang adanya korban jiwa tersebut masih simpang siur, dan belum diketahui kebenarannya.

“Untuk informasi ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa itu belum bisa kami jawab. Karena saksi mata tidak ada, meski demikian, kami akan terus menggali informasi lebih lanjut,” katanya.

Dikelaskan Hendri, tim gabungan dari BPBD Kota Padang, BPBD Provinsi Sumbar, Tim SAR dan Kepolisian masih berada di lokasi untuk berjaga-jaga. Sedangkan dampak dari longsoran ma berupa ta­nah tersebut mengakibatkan tertutupnya akses ja­lan baik menuju ke Solok maupun sebaliknya, dengan luas area yang terdampak sepanjang 70 meter, dengan lebar 16 meter.

Baca Juga  Praperadilan Penghentian Penyelidikan Kasus Surat Gubernur Minta Sumbangan, Polda Sumbar Berikan Bukti kepada Hakim

“Saat ini akses jalan menuju Solok, dan sebaliknya sudah dapat dilalui dengan sistem buka tutup. Tim di lapangan telah bekerja maksimal untuk mengevakuasi material longsor, dan hingga saat ini akses jalan telah dapat di lalui, dengan sistem buka-tutup,” katanya.

Menurutnya, hujan lebat yang di sertai angin kencang menjadi penyebab utama dalam peristiwa ini. Di dalam video yang beredar, diduga ada korban jiwa yang tertimbun dalam pe­ristiwa itu. Tim SAR gabungan, katanya sedang berupaya menyesuaikan informasi tersebut.

Dia mengimbau kepada seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalan tersebut, dikarenakan jalanan yang licin akibat hujan dan bekas material longsor. (brm)