PDG. PARIAMAN, METRO–Warga Korong Kasiak Putiah, Nagari Singguliang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, digegerkan dengan adanya penemuan mayat laki-laki yang kondisinya sudah membusuk dalam sumur, Senin (6/5) sekitar pukul 15.30 WIB.
Sontak saja, warga setempat berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan penemuan mayat itu. Namun, warga tidak tahan berlama-lama dekat dari lokasi penemuan mayat lantaran mayat tersebut sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat.
Terlihat, posisi tubuh mayat berlipat dengan kepala menghadap ke bawah dan kaki menghadap ke atas sumur. Selain itu, warna kulit tubuh mayat juga sudah berubah lantaran mengalami pembusukan dan beberapa bagian tubuhnya terdapat luka robek.
Kuat dugaan, mayat itu sudah beberapa hari belakangan dalam sumur dan merupakan korban pembunuhan. Polisi yang mendapat laporan adanya penemuan mayat juga datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan selanjutnya mengevakuasi mayat ke rumah sakit.
Kapolres Padangpariaman AKBP Ahmad Faisol Amir menyampaikan, mayat yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki yang sudah berbau busuk. Identitas mayat dari hasil identifikasi diketahui bernama Andreas (46) suku Nias warga Nagari Singguliang, Kecamatan Lubuk Alung.
“Jadi, penemuan mayat dalam sumur itu berawal ketika masyarakat sudah merasa terganggu karena mencium bau bangkai di sekitar lokasi. Penasaran dengan bau itu, masyarakat setempat bersama-sama mencari sumber bau yang sangat menyengat itu,” kata AKBP Faisol kepada wartawan, Senin (6/5).
Dijelaskan AKBP Faisol, setelah beberapa saat dilakukan pencarian, akhirnya bau menyengat itu mengarah ke sumur tersebut. Warga pun mendekati sumur itu dan ternyata malah menemukan mayat laki-laki yang kondisinya sangat mengenaskan.
“Masyarakat dibuat heboh dengan penemuan itu. Mereka selanjutnya menelepon Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke Polsek dan Polres Padangpariaman untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujar AKBP Faisol.
AKBP Faisol mengakuti, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Padangpariaman mendatangi lokasi penemuan mayat untuk mengangkat mayat tersebut dari dalam sumur untuk di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Rencananya, akan dilakukan autopsi terhadap mayat agar penyebab kematiannya terungkap.
“Sementara, tindakan yang dilakukan saat ini yaitu mendatangi TKP, mencatat saksi-saksi serta berkoordinasi dengan ninik mamak dan toko masyarakat. Menurut informasi di lapangan, mayat tersebut diduga korban pembunuhan, namun hal itu belum bisa kita pastikan karena masih menunggu hasil dari autopsi,” jelasnya. (ozi)





