PESSEL METRO–Escherichia coli yang berasal dari feses, menjadi dugaan sementara penyebab kasus diare di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan yang menyebakan lima orang pasien meninggal dunia.
” Dari hasil beberapa sampel untuk kemudian diperiksa di Laboratorium Unand. Didapatkan hasil sementara penyebab kasus diare adanya bakteri Escherichia coli,” terang Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar. Pada Posmetro. Selasa (7/5/2024).
Lila Yanwar mengatakan, bersam pihak balai POM Sumbar, Asisten 1 Hukum dan Pemerintahan Dr.Antoni Syahrizal , Dinkes Pessel dan Camat telah turun kelapangan ke Kecamatan Sutera melihat kondisi terjadi dilapangan, begitu juga mengambil sampel air minum isi ulang depot di wilayah tersebut.
Untuk sementara dari sampel air minum isi ulang berasal dari depot masih menunggu hasil laborotorium Balai POM Sumbar, ” terang Kadis Sumbar.
” Kita dari Dinkes Sumbar juga telah melakukan kesiapan pukesmas dan RSUD .Zein Pain. Terkait kesiapan ruangan, maupun obat – obatan,” sambung Lila Yanwar.
Dinkes Sumbar juga telah menyalurkan bantuan obat – obatan dan beberapa obat cairan, untuk digunakan dalam penanganan pasien diare di Pessel.
Dan, dari hasil lapangan bersama dinas terkait di Pemkab Pessel, pasien kasus diare dirawat tidak didapatkan pasien diare cukup berat. Hanya ringan dan sedang.
Dari hasil edukasi ke masyarakat, kita sampaikan pada masyarakat agar dalam mengkonsumsi air minum bisa direbus terlebih dahulu selama 10 menit, kemudian di endapkan beberapa menit. Kemudian bisa dikonsumsi.
” Alhamdullilah masyarakat di Kecamatan Sutera bisa paham dengan apa kita sampaikan. Walaupun air minum di konsumsi berasal dari sumber mata air yang bersih,” tekuknya.( Rio)





