TANAHDATAR, METRO–Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Provinsi Riau gelar halal bihalal dan silaturrahmi guna mempererat hubungan kekeluargaan, baik dengan sesama warga diperantauan maupun dengan keluarga yang diranah.
Ketua IKTD Provinsi Riau Nurzahedi Tanjung atau yang akrab disapa Edi Tanjung, Sabtu malam (4/5) di pelataran sekretariat IKTD Provinsi Riau itu mengatakan pada saat halal bihalal tersebut juga dilepas sebanyak 18 orang jamaah calon haji perantau asal Tanah Datar.
Kepada JCH yang akan dilepas itu Edi Tanjung berpesan, jaga fisik agar dapat menjalankan ibadah dengan sempurna, selamat pergi dan juga kembali dengan predikat haji yang mabrur.
Terkait momen halal bihalal dikatakan Edi Tanjung, sebagai ajang silaturrahmi saciok bak ayam sadanciang bak basi dan kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan agar sinergisitas antara sanak di rantau dan di kampung halaman serta juga pemerintah daerah terus terjaga dan terpelihara dengan baik.
Dikatakan Bupati Eka Putra, Tanah Datar tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tapi memiliki alam yang indah yang bisa mendatangkan wisatawan untuk berkunjung, dari itu pemerintah daerah fokus pada sektor pariwisata dan pertanian.
Bupati juga sampaikan ucapan terima kasih atas suport dan dukungan perantau terhadap percepatan pembangunan daerah, banyak dukungan dan bantuan dari perantau yang telah diberikan kepada kampung halaman Tanah Datar.
“Banyak bencana alam yang terjadi di Tanah Datar, namun tidak mematahkan semangat untuk terus membangun Tanah Datar lebih baik lagi kedepan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audi Joinaldi dalam sambutannya menyampaikan jika Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengajukan Inpres Jalan Daerah (IJD) ke Pemerintah Pusat dan tahun ini dapat sebesar Rp483 miliar dan sebahagian untuk perbaikan jalan termasuk jalan Baso-Batusangkar sebesar Rp33,6 miliar, Piladang-Batusangkar Rp19 miliar.
Audi sebut, disatu sisi bencana banyak terjadi di Sumatera Barat seperti longsor dan banjir bandang, irigasi rusak, lahan pertanian rusak jadi sebahagian anggaran dialihkan kesitu dulu.
“Tanah Datar kabupaten terbaik di Sumatera Barat, Bupatinya aktif dan juga kabupaten yang mendapat dana BKK terbanyak dari Pemprov Sumbar, Kabupaten Tanah Datar juga PAD nya tertinggi di Sumatera Barat,” ucap Wagub Audi. (ant)






