METRO SUMBAR

Demi Percepatan WHO, Satgas Halal Sambangi DeWi

0
×

Demi Percepatan WHO, Satgas Halal Sambangi DeWi

Sebarkan artikel ini
SERTIFIKAT HALAL— Satgas Halal Kota Padang Panjang bersama Disporapar dan Disperdakop UKM, serta instansi terkait gelar Sambangi DeWi (Desa Wisata), Sabtu (4/5).

PDG. PANJANG, METRO–Pemerintah melalui Ba­dan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus melakukan percepatan Wajib Halal Oktober (WHO) 2024 bagi pelaku usaha. Menyikapi hal itu, Satgas Halal Kota Padang Panjang bersama Dinas Pemuda Olahraga dan Pari­wisata (Disporapar) dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM), dan pihak instansi terkait gelar Sambangi DeWi (Desa Wisata), Sabtu (4/5).

Didukung penuh Kepala Kantor Kementerian A­gama (Kankemenag) Kota Padang Panjang, Drs H. A­lizar Datuak Sindo Nan Tungga, dengan hadir langsung di Desa Wisata Kubu Gadang mengikuti Teleconference WHO-2024 secara virtual via Zoom Meeting.

Ketua Satgas Halal Kota Padang Panjang, H. Suarman mengatakan, per 18 Oktober 2024 semua produk yang diedarkan harus tersertifikasi halal. Ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. “Untuk tahun ini kampanye wajib halal dilakukan di desa wisata, yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia. Ada 3.000 titik desa wisata yang menjadi objek pen­dampi­ngan halal,” jelas Suarman.

Ditambahkan Sekretaris Satgas Halal, Joni Nasri, pihaknya bersama petugas Pendamping Produk Halal (PPH) dan Penyuluh Agama Padang Panjang serta pihak terkait lintas sektor berkolaborasi me­nyambangi tiga desa wisata.

“Di Kecamatan Padang Panjang Timur, kami mendatangi Desa Wisata Kubu Gadang di Kelurahan Ekor Lubuk dan Desa Wisata Puncak Pagaduangan di Kelurahan Ganting. Sertw Wisata Alam Batu Limo, di Kelurahan Silaing Atas, Kecamatan Padang Panjang Barat,” ungkapnya.

Selain sosialisasi pendampingan halal, kegiatan ini juga melayani pelaku usaha yang akan menerbitkan sertifikast halal pro­duknya, setelah mengantongi NIB (nomor induk berusaha).

Perwakilan Disporapar, Desi dan Andayani menyatakan, siap mendukung kampanye halal ini karena bersentuhan langsung de­ngan desa wisata. “Untuk menyukseskan ini kita perlu melibatkan semua pihak. Bagaimana kampanye ha­lal ini bisa dirasakan semua pelaku usaha. Apalagi Padang Panjang dijuluki Kota Serambi Mekah bergaris lurus dengan kehalalan,” sebutnya.

Sementara itu, pe­nge­lola Desa Wisata Kubu Gadang, Yuliza Zen sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kembali mengangkat marwah desanya setelah terdampak Covid-19. “Kita apresiasi kegiatan ini karena sangat bermanfaat untuk pelaku usaha UMKM dan ekonomi kreatif,” ulasnya. Hadir juga dalam kegiatan ini, lurah, pengelola desa eisata, tokoh masyarakat dan seluruh pihak terkait yang berkolaborasi bersama pelaku usaha kreatif dan UMKM. (rmd)