PADANG, METRO–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini memasuki usia 22 tahun. Peringatan tersebut ditandai dengan acara milad PKS ke-22 tahun dengan halalbihalal dan temu tokoh politik yang turut mengundang beberapa tokoh dari partai politik lain seperti Nasdem, Gerindra, Ummat, PKN, serta PPP.
Peringatan milad PKS tahun ini, mengusung tema “PKS Membela Rakyat”, yang tentunya apa yang dilakukan Partai PKS akan berlandas terhadap kepentingan masyarakat Indonesia.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Barat, yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dalam kesempatan itu mengucapkan selamat dan sukses kepada partai PKS kedepannya dalam memperjuangkan rakyat.
“Kita mengucapkan selamat milad untuk PKS yang ke-22, mudah-mudahan kedepannya kader-kader PKS dapat lebih maksimal lagi dalam membangun sumatera Barat, dan berkontribusi untuk nasional tentunya,” kata Mahyeldi, Sabtu (4/5).
Menurutnya, alasan dalam milad tahun ini turut mengundang tokoh dari parpol lain adalah dalam membangun Sumbar yang lebih baik, itu tidak bisa sendiri, tentu harus bersinergi dengan partai-partai lain.
Di usia ke-22 tahun ini, katanya, merupakan usia cukup dewasa untuk sebuah parpol, dalam memberikan kontribusi terhadap Sumbar, baik dari legislatif maupun eksekutif.
“Usia 22 tahun, PKS sudah berkontribusi untuk masyarakat Sumbar, baik di legislatif maupun eksekutif. Dan, alhamdulillah dengan kontribusi tersebut Sumbar telah memberikan hal yang positif dalam hal berbangsa dan bernegara,” kata Mahyeldi.
Selain itu, Mahyeldi juga menjelaskan tentang kesiapan PKS dalam memasuki pilkada. Katanya, PKS saat ini masih di tahap komunikasi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Sekarang kami di tahap komunikasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Di dalam politik ini tentunya diperlukan sinergi dan kolaborasi, apalagi nanti PKS saat mengusung calon-calonnya akan berkoalisi dengan partai lain,” jelasnya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh kader PKS yang jadi kepala daerah maupun yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah, jika terpilih nanti agar tetap kompak antara wakil dan kepala daerah, seperti apa yang dicontohkannya dengan Wagub Audy Joinaldy.
Selain itu, dia juga memberikan sinyal bahwa pada Pilkada Sumbar mendatang, dia akan kembali maju bersama Audy Joinaldy, yang katanya hingga hari ini masih kompak seperti awal menjabat dulu. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk berduet dengan kader partai lainnya yang belum bertemu dan berkomunikasi.
“Hubungan saya dengan Wagub saat ini baik, dan tidak ada masalah diantara kami, dan kami bisa bersinergi, kami juga bagi tugas, apa yang bisa saya lakukan, saya lakukan. Dan apa yang tidak bisa saya lakukan, maka akan dikerjakan oleh Wagub,” kata Mahyeldi.
Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban longsor di kelok hantu senilai Rp 5.000.000, dan penghargaan kepada 27 kader PKS yang khatam Al-Qur’an terbanyak saat Ramadhan lalu. (brm)






