PADANG, METRO–Satreskrim Polresta Padang bakal melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap dokter sekaligus influencer, dr Richard Lee terkait rekayasa kasus pencurian di Klinik Athena Padang miliknya yang sudah membuat heboh masyarakat dan jagat maya.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut apakah skenario yang dilakukan semuanya merupakan suruhan dokter Richard Lee atau bukan.
“Untuk proses pendalaman, penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen Klinik Athena Padang, termasuk terhadap dr Richard Lee selaku pemilik klinik kecantikan itu,” ungkap Kompol Dedy, Kamis (2/5).
Terkait kasus itu, Kompol Dedy meminta bagi elemen masyarakat Kota Padang untuk dapat membuat laporan polisi jika merasa dirugikan dengan kebohongan pencurian yang dibuat demi konten itu.
“Nanti kasusnya ke undang-undang ITE. Elemen masyarakat dan netizen diinformasikan sudah mau melaporkan. Setelah itu, akan ada pemanggilan resmi yang terlibat, termasuk dokter Richard,” kata Kompol Dedy.
Dedy menyebutkan, pendalaman kasus itu dilakukan agar nantinya ditemukan fakta-fakta siapa dalang dari semuanya rekayasa pencurian tersebut.
“Ini apakah disuruh dr Richard Lee kami masih penyelidikan. Karena kami terkendala mereka manajemen Athena Padang tidak kooperatif,” imbuhnya.
Richard Lee Bantah Merekayasa Pencurian
Dokter Richard Lee membantah tudingan yang menyebutnya merekayasa kasus pencurian klinik kecantikan miliknya, yang berlokasi di Padang, Sumatera Barat. Diakui Richard Lee, kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Tidak ada rekayasa. Semua sudah diselesaikan jalur kekeluargaan. Saya juga memiliki bukti atas perdamaian yang dilakukan. Baik bukti tertulis maupun bukti video,” ungkap Richard Lee kepada wartawan, Kamis (2/5).
Mengingat masalah ini sudah selesai, Richard Lee enggan membahasnya lagi. Ia pun menduga ada pihak yang ingin pansos dalam masalah tersebut.
“Saya ingin fokus ke bisnis saya dan pembukaan klinik Athena Padang. Orang sudah selesai jalur kekeluargaan, kenapa harus dipanjang-panjangin? Ada yang mau pansoskah?” tuturnya.
Enggan dipusingkan dengan permasalahan tersebut, saat ini Richard Lee memilih fokus mengurus bisnis. Terlebih, ia sedang mempersiapkan pembukaan cabang baru untuk klinik kecantikannya di Padang.
“Semua sudah selesai tidak usah dibahas-bahas lagi. Semua sudah selesai dengan kekeluargaan. Saya ingin fokus ke bisnis dan pembukaan klinik Athena Padang,” ucap Richard Lee.
Sebelumnya, aksi pencurian di Klinik Kecantikan Athena Padang yang merupakan milik dokter sekaligus influencer terkenal, dr Richard Lee yang terekam CCTV hingga sempat viral di media sosial ternyata hanya setingan. Mirisnya, rekayasa aksi pencurian itu bertujuan untuk mempromosikan klinik kecantikan tersebut.
Viralnya aksi pencurian settingan itu setelah dr Richard Lee di akun instagramnya melakukan sayembara bagi siapa yang menemukan pelaku akan dihadiahi Rp 10 Juta. Padahal, terduga pelaku bernama Kendi di dalam video tidak lain merupakan karyawan di klinik kecantikan Athena Padang tersebut.
Namun, 10 menit usai video sayembara tersebut diunggah, Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang gerak cepat untuk menyelidiki kasus tersebut dengan mendatangi langsung TKP, dan mendapatkan kondisi klinik yang sudah tutup.
Tidak sampai disitu, personel yang telah tiba di lokasi juga menelepon nomor telepon yang tertera di klinik tersebut. Setelah berhasil tersambung dengan General Manager Klinik Athena Padang menyebut bahwa pihaknya sudah berdamai dengan pelaku.
Dari pernyataan itu, menimbulkan kecurigaan terhadap personil, apalagi saat GM tersebut mengatakan berdamai usai video itu baru diupload hanya 10 menit. Kemudian Tim Klewang melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan Kendi dan terbongkarlah jika pencurian itu hanya rekayasa.
“Hasil interogasi terhadap Kendi, pelaku pencurian yang terekam CCTV sekaligus pegawai di klinik, pencurian ini hanya settingan untuk konten,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra, Rabu (1/5).
Kompol Dedy menegaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap Kendi, ia mengaku disuruh oleh dr Fifi yang bekerja bersama dr Richard Lee. Diduga, konten pencurian ini dilakukan untuk mempromosikan Klinik Athena Padang lantaran baru dibuka di Kota Padang.
“Klinik Athena Padang ini grand opening pada hari ini, Rabu (1/5). Sementara aksi pencurian, sebelum klinik beroperasi. Kami interogasi akhirnya Kendi buka suara bahwa dia disuruh dr Fifi yang kerja dengan dr Richard Lee. Bisa jadi ini untuk upaya promosi. Karena akan mau launching,” ungkapnya. (br)






