PDG.PARIAMAN, METRO–Diduga gegara hendak mendahului, Bus Tranex Express bertabrakan dengan dump truk Dyna di jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di Korong Jambak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, Kamis (2/5) sekitar pukul 09.14 WIB.
Akibatnya, sopir berikut dengan enam orang penumpang Bus Tranex tujuan Kota Padang itu mengalami luka-luka. Sementara, Bus Tranex itu mengalami ringsek pada bagian depan. Kecelekaan itu pun sempat membuat akses jalan lintas Padang-Bukittinggi itu menjadi macet.
Warga setempat yang melihat adanya kecelakaan langsung berdatangan ke lokasi untuk mengevakuasi sopir bersama para penumpang Bus Tranex yang terluka dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis
Kasat Lantas Polres Padangpariaman AKP Hendrianto mengatakan, kecelakaan itu melibatkan Bus Tranex Expres dengan nomor polisi BA 7216 TU yang dikemudikan oleh Edwardi (39) dengan dump truk Dyna dengan nomor polisi BA 8334 FA yang dikemudikan oleh Chandra (46).
“Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan itu berawal ketika Bus Tranex melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi, bus tersebut mencoba mendahului mobil yang ada di depannya,” kata AKP Hendrianto saat dikonfirmasi wartawan.
Ditambahkan AKP Hendrianto, mobil yang akan didahului bus tersebut dalam posisi berhenti karena memberi jalan ke truk yang akan berbelok ke kanan jalan. Seketika, saat Bus Tranex hendak mendahului mobil tersebut menabrak bagian belakang dump truk.
“Akibat kecelakaan tersebut, bus Tranex mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sedangkan dump truk mengalami kerusakan di bagian belakang. Tujuh orang yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut telah dibawa ke RSUD Padang Pariaman untuk menjalani perawatan intensif,” jelas AKP Hendrianto.
AKP Hendrianto menuturkan, setelah mendapatkan laporan adanya kecelakaan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan agar akses jalan tidak terganggu.
“Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti. Selain itu, Unit Laka Lantas juga melakukan pendataan ke rumah sakit sekaligus memintai keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap adanya dugaan kelalaian sopir atau tidak,” tutupnya. (ozi)






