PASBAR,METRO–Satu unit Mobil Avanza Nopol B 2956 SRR, ringsek tertimpa pohon tumbang saat melewati Jalan Lintas Padang-Simpang Empat, Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), pada Sabtu (27/4).
Beruntung insiden nahas yang terjadi secara tiba-tiba itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sopir dan penumpang sempat terjepit dalam mobil yang sudah ringsek itu dan mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Kedua korban yakni, Angga Satria (32) dan Kevin (39) dua korban langsung di larikan ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat Pasbar.” kata salah seorang warga setempat Ulum (27).
Dikatakan Ulum, ketika melintasi jalan itu, dirinya melihat ada mobil ditimpa pohon mangga, yang kebetulan cuaca saat itu sedang hujan. Bersama dengan beberapa warga lainya, ia berusaha memberikan pertolongan kepada sopir dan penumpangnya.
“Kedua korban tampak, terjepit oleh atap mobil. dengan bersama-sami kami mengeluarkan korban dengan cara membuka paksa pintu mobil. Kondisi kedua korban memang mengalami luka-luka tapi kondisinya sadar,”ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pasbar AKP M Isrsyad Fathur, melalui Kanit Laka Polres Pasbar Ipda L Nababan mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang adanya pohon tumbang, ia bersama anggotanya langsung mendatangi TKP.
“Setiba di lokasi, memang betul ada mobil Avanza warna silver dengan nopol B 2956 SRR yang sudah ringsek. Sedangkan dua orang terjepit di dalam mobil itu dengan mengalami, luka-luka memar dan luka lecet,” kata Ipda L Nababan, Minggu (28/4).
Dikatakan Ipda L Nababan, beruntung kedua korbam masih bisa terselamatkan dan sekarang sudah di rawat di RS Ibnu Sina Simpang Empat Pasbar. Sedangkan mobil sudah dievakuasi dari lokasi dan pohon tumbang juga sudah dibersihkan agar akses jalan tidak terganggu.
“Dengan curah hujan dan angin kencang, kita imbau kepada masyarakat Pasbar dan penguna jalan, harus hati-hati ketika melintas di bawah pohon besar. Karena kita tidak mengetahui kapan akan terjadi muasibah yang akan menimpa kita,” terang L Nababan (end)





