JAKARTA, METRO–Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode mudik lebaran 2024 tercatat menurun sebesar 8 persen menjadi 3.286 kasus, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.561 kasus.
Hal ini disampaikan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan dalam acara Penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpada tahun 2024 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).
“Jumlah kecelakaan ada penurunan 8 persen selama Operasi Ketupat. Kalau tahun lalu ada 3561 kasus kecelekaan, kemudian tahun ini turun 8 persen menjadi 3.286 kasus,” kata Aan Suhanan.
Tak hanya itu, Korlantas Polri juga melaporkan penurunan juga berlaku untuk tingkat fatalitas sebesar 13 persen dari sebelumnya tercatat 534 orang menjadi 469 orang.
Namun, untuk luka berat tercatat ada kenaikan sebesar 33 persen, dari sebelumnya sebanyak 444 orang menjadi 590 orang. Sedangkan, luka ringan mengalami penurunan dari 4.936 orang menjadi 4.460 orang.
“Ini walaupun ada penurunan secara nasional, tapi kami prihatin atas dua kasus di Km 58+600 Jalan Tol Jakarta Cikampek, dan kedua di Km 370 Jalan Tol Semarang-Batang,” jelas Aan Suhanan.
Terkait kecelakaan itu, Aan juga memastikan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi Korlantas Polri untuk Operasi Ketupat atau mudik tahun depan. Utamanya, evaluasi dalam mengelola titik rawan kecelakaan.
“Ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam mengelola black spot atau titik-titik rawan kecelakaan sehingga ke depan mudah-mudahan bisa menerapkan zero accident di Operasi Ketupat Tahun 2025,” ungkap dia. (jpg)






